Berkreasi Dengan Teknik Pewarnaan Kain Ice Dye

Dunia pewarnaan kain (fabric dying) memang selalu menarik untuk dipelajari. Selain ecoprinting, shibori ada satu teknik baru yang diadaptasi dari mekanisme tie dye menggunakan es batu. Atau lebih dikenal dengan istilah ice tie dye. Teknik pewarnaan satu ini memang belum sepopuler tie dye. Tapi banyak orang mempertimbangkan ice dye karena pembuatannya sangatlah mudah.
Sekilas Tentang Ice Dye
Sebenarnya ice dye atau ice tie dye merupakan salah satu inovasi teknik pewarnaan kain yang terinspirasi dari metode ikat celup atau tie dye. Sesuai namanya, teknik ini menggunakan es batu untuk membentuk motif unik pada kain. Es batu menggantikan fungsi air dimana saat es mencair, lelehannya akan terserap ke dalam serat kain secara acak.

Teknik ini bisa diaplikasikan pada pakaian dan linen rumah tangga khususnya yang berbahan dasar serat alami. Mewarnai dengan es jadi sentuhan paling spektakuler dalam konteks pewarnaan tekstil.
Kamu bebas mengkreasikan motif. Bisa dengan melipat kain, meletakkannya di atas rak kawat atau memodifikasi metode tie dye dengan es batu untuk menghasilkan motif yang menarik. Namun, ada beberapa catatan yang perlu digarisbawahi jika kamu ingin berkreasi dengan metode ice dye, yaitu:
1. Hanya bisa diaplikasikan pada kain yang 100% terbuat dari serat alam seperti katun, linen, rayon, sutra dan bahan lain.
2. Pilih tempat yang teduh agar es tidak mudah mencair. Sebab, es yang meleleh terlalu cepat mungkin menghasilkan efek berbeda dan hasilnya kurang memuaskan.
3. Gunakan synthrapol pada proses pra pencucian untuk memaksimalkan pembersihan kotoran atau bahan kimia yang bisa mempengaruhi pewarnaan kain.
4. Lakukan tes terlebih dulu jika hendak mencampur beberapa warna agar hasilnya tidak menjadi keruh.
Cara Mewarnai Kain Dengan Teknik Ice Dye
Praktek ice dye sangatlah mudah. Kamu hanya perlu menaburkan bubuk pewarna, tutupi es batu lalu biarkan ia mencair dan terserap sempurna ke kain. Dalam hal ini, kamu bisa membiarkannya mengeras minimal selama 8 jam, tapi menunggu 4-24 jam juga tidak masalah.

Teknik pewarnaan es bisa dilakukan dengan 3 cara yaitu menggunakan pewarna tekstil bubuk, pewarna bubuk dan cairan pemutih (bleaching).
1. Pewarna bubuk
Sebelum berkesperimen kamu harus menyiapkan peralatan dan bahan:
· Baskom untuk menampung air
· Rak kawat berlubang
· Pewarna kain berbentuk bubuk
· Baju atau kain berbahan dasar serat alam
· Es batu
· Air bersih
· Soda ash
Kemudian ikuti langkah-langkah berikut ini:
· Mordan baju atau kain
Petama-tama, mordan baju atau kain dengan cara merendamnya dalam larutan soda ash selama 20 sampai 30 menit. Kemudian, peras sampai tidak terlalu lembab.
Cari tempat datar atau letakkan kain langsung di atas rak besi. Jika menggunakan rak besi, kamu bisa meletakkan baskom atau taplak meja plastic untuk mencegah tumpahan warna.
· Kreasikan pola pewarnaan
Ada banyak cara melipat baju untuk pewarnaan es. Bahkan, semua teknik dalam tie-dye bisa dilakukan dengan ice dye. Namun teknik yang paling umum adalah crumple, spiral, fanfold, dan geode.
· Mulai pewarnaan
Setelah itu, taburkan bubuk pewarna selapis tipis pada baju. Kamu bebas menempatkannya sesuai kreativitas serta pola warna yang ingin dibuat. Letakkan di garis, dalam beberapa bagian atau secara acak. Lalu tunggu sampai es mencair.
Tambahkan aktivator zat warna secukupnya lalu tumpuk 2 atau 3 lapis es batu di atasnya. Kamu bisa menggunakan sekitar 1 nampan es untuk membuat baju agar gerakan saturasi warna tidak terlalu banyak. Sebaliknya, gunakan lebih banyak es jika ingin menciptakan pemudaran warna pada desain.
· Bilas menggunakan air mengalir
Setelah semua es mencair, bilaslah baju dengan air dingin mengalir. Pastikan tiap sudut dan celahnya bersih dari residu bubuk pewarna.
Kalau kamu mengikat pola motifnya, maka bukalah ikatan itu selagi membilasnya. Bilas juga bagian dalamnya sampai warna airnya mulai jernih.
· Cuci dan jemur seperti biasa
Terakhir, cuci kain atau bajumu dengan air dingin. Gunakan sedikit deterjen, bilas sampai bersih dan jemur sampai kering.
2. Pewarna cair
Prinsipnya hampir sama, hanya saja pada proses pewarnaannya es langsung diletakkan di permukaan kain. Setelah itu baru ditimpa pewarna cair.
· Siapkan pewarna cair, botol, kain atau baju serat alam, rak kawat dan es batu
· Mordan kain lalu peras sampai agak lembab
· Buat pola sesuai keinginanmu (bisa dilipat, diikat atau lembarkan begitu saja)
· Tempatkan kain di atas rak besi lalu timpa dengan es batu
· Tuang pewarna cair sedikit demi sedikit dan tunggu sampai esnya mencair
· Bilas sampai jernih lalu cuci sampai bersih.
Biar lebih colourful, kamu bisa mengkombinasikan beberapa warna secara bergantian.
3. Bahan pemutih (bleaching)
Kadang efek seperti luntur juga cukup menarik lho. Tak seperti proses pewarnaan umumnya yang dilakukan pada kain atau baju berwarna putih. Proses ice bleaching justru hanya bisa diterapkan pada kain berwarna (selain putih).
Kenapa demikian? Ya, karena tujuan dari ice bleaching ini adalah memudarkan warna yang sudah solid agar tampak lebih unik dan variatif.
Mekanismenya juga tak jauh berbeda dengan ice dye yaitu:
· Siapkan pakaian atau kain berwarna, rak kawat, pemutih pakaian dan es batu
· Basahi pakaian lalu peras sampai agak lembab
· Ringkas kain dengan mengikat atau meremasnya lalu letakkan di atas kawat
· Letakkan es batu di atas kain
· Tuang pemutih pakaian sedikit demi sedikit
· Diamkan sampai es mencair secara alami dan bahan pemutih melebur warna kain
· Lalu bilas dan cuci sampai bersih.
Itu dia sekilas tentang teknik pewarnaan ice dye yang super simpel dan gampang dipraktekkan. Gimana nih, Sobat Bahankain tertarik mencobanya? Kalau iya, Sahabat bisa membeli kainnya di BahanKain.id ya.
Kami menyediakan kain-kain berbahan dasar serat alam seperti katun, linen hingga bahan berkualitas tinggi yaitu kain sutra. Dapatkan kain-kain berkualitas dengan harga terbaik di BahanKain.id.
Cek koleksi kain kami di Kategori Produk ya.
Atau langsung hubungi Customer service kamu untuk mendapatkan rekomendasi dan penawaran harga terbaik.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



