7 Strategi Branding Produk yang Efektif dan Efisien


Branding atau pemberian merk pada sebuah produk merupakan sebuah strategi penting yang harus diterapkan oleh setiap pemilik usaha. Melalui strategi ini, sebuah produk akan memiliki nilai jual tinggi dan lebih dikenal masyarakat luas.
Lantas, apa itu branding? Dan, langkah apa yang bisa diambil untuk membangun branding produk? Simak ulasannya berikut ini ya!
Pengertian dan Manfaat Branding Produk
Pada dasarnya, branding adalah strategi pembentukan identitas bisnis agar bisa tampil beda, professional dan menarik. Penyusunan branding berkaitan erat dengan pemilihan nama produk, logo, slogan serta desain packaging.
Brand yang baik mampu menciptakan ikatan emosional dan loyalitas konsumen. Artinya, branding bukan sekedar membuat logo dan slogan yang menarik tetapi juga bagaimana mengelola semua aspek yang berkaitan dengan citra. Termasuk kualitas produk, pelayanan pada konsumen serta strategi pemasaran.
Pembuatan brand bagi sebuah
bisnis sangatlah penting karena memberikan beberapa manfaat, diantaranya yaitu:
1. Menjadi ciri khas produk
Manfaat utama branding adalah untuk membangun ciri khas produk agar bisa menjadi pembeda antar pesaing di pasaran. Identitas yang menarik tentu akan memikat pelanggan potensial dan membuat produk lebih mudah dikenali.
2. Menciptakan kepercayaan dan kesetiaan pelanggan
Brand yang kuat terbangun dari kepercayaan pelanggan. Disaat pelangggan merasa yakin akan nilai serta kualitas produk, mereka cenderung memilij produk itu ketimbang merk lain. Secara tidak langsung mereka juga berpeluang menjadi agen promosi dengan merekomendasikan produkmu pada saudara, tetangga hingga masyarakat luas.
3. Menambah nilai produk
Branding yang sukses dapat meningkatkan persepsi terkait value produk di mata pelanggan. Merk terkenal atau punya reputasi baik akan membuat konsumen yakin bahwa kualitas produk tersebut lebih tinggi. Jadi, sangat mungkin bagi perusahaan untuk menetapkan harga tinggi guna meningkatkan margin keuntungan bisnis.
4. Mempermudah pengenalan produk baru
Peluncuran produk baru akan lebih mudah ketika merk sudah dikenal baik oleh konsumen. Konsumen yang sudah familiar dengan sebuah brand jadi makin terbuka dan tertarik untuk mencoba produk baru yang ditawarkan. Branding produk mampu memperkuat citra posited yang telah dibangun.
5. Meningkatkan daya Tarik produk
Strategi branding akan menciptakan kesan professional sehingga mampu meningkatkan daya tarik produk. Semakin menarik produk di mata pelanggan, makin besar pula peluang produk tersebut dikenal oleh masyarakat luas. Produk pun makin laku.
7 Strategi Branding Produk yang efektif dan efisien
Setidaknya ada 13 langkah melaukan strategi branding produk guna meningkatkan angka penjualan. Diantaranya yaitu:
1. Riset dan tentukan target pasar
Langkah pertama yang harus dilakukan untuk membuat brand sendiri adalah menentukan siapa yang akan menjadi target pasar brand tersebut. Dalam hal ini kamu harus melakukan riset terkait produk serta kompetitor. Kuncinya adalah selalu tempatkan posisimu sebagai seorang pelanggan.
Cari tahu bagaimana brand produk serupa dapat diterima oleh masyarakat lalu masukkan data demografi target audiens. Misalnya, membuat brand sabun cuci muka kamu perlu menunjukkan kesadaran penggunaannya pada wanita dengan kisaran usia 14 hingga 30 tahun.
· Lakukan penelitian pasar
· Pelajari hal-hal yang mendorong minat belanja calon pelanggan.
· Gunakan alat analisis seperti google analytics untuk mencari kata kunci yang sesuai
· Analisis kelebihan dan kelemahan produk kompetitor
· Tapi ingatlah untuk tetap bersaing secara sehat tanpa menjatuhkan pihak mana pun.
2. Tentukan ciri khas produk
Ketika sebuah brand diciptakan, pasti ada kemungkinan untuk tidak disukai oleh sebagian orang. Pengen jadi pebisnis yang sukses, beranilah tampil berbeda dari yang lain. Maksud perbedaan disini adalah ciri khas yang membuat sebuah produkgampang diingat oleh konsumen. Bukan sekedar pemilihan nama brand, namun juga rasa maupun kualitas dari produk yang ditawarkan.
Terkesan mudah, namun kenyataannya hal ini cukup sulit lho. Bagaimana menentukan sentuhan yang berbeda dengan produk sejenis tentu memerlukan kreativitas sertaketelitian. Diferensiasi inilah yang akan diingat dan dicari oleh konsumen.
3. Nama yang unik dan mudah diingat
Nama alias merk merupakan salah satu aspek penting untuk meningkatkan angka penjualan. Merk yang unik menjadi daya tarik tersendiri sehingga konsumen mudah mengingatnya. Berikut beberapa tips yang bisa kamu coba untuk menentukan nama produk:
· Sesuaikan nama dengan nilai dan karakteristik produk
· Buat merk yang mudah diingat dan diucapkan
· Singkat saja, hindari penggunaan nama yang terlalu panjang
· Buat nama yang berkesan dan sesuai dengan identitas bisnis
4. Identitas logo professional
Selain nama, kamu juga bisa menggunakan logo untuk menampilkan identitas bisnis serta memberi kesan mendalam di mata calon konsumen. Logo adalah elemen penting yang akan memperkuat nilai jual sebuah produk. Kadang hanya melihat logonya saja konsumen sudah tahu apa merknya.
Dalam hal ini kamu bisa mencoba beberapa cara, yaitu:
· Menggunakan warna yang tepat dan sesuai dengan jenis bisnis
· Buat logo yang simpel, unik, dan mudah diingat
· Tampilkan logo pada setiap kemasan produk
· Tampilkan logo di setiap materi promosi produk
· Gunakan jasa pembuatan logo profesional agar hasilnya maksimal
5. Branding produk melalui slogan
Pernah dengar slogan “Cintai Usumu, Minum Yakult tiap Hari”? Yup, slogan itu tak lain adalah milik produk minuman kesehatan terkenal, Yakult. Dimana kalimat tersebut menyiratnya pentingnya manfaat produk.
Dari sini kita belajar bahwa slogan bisa memperkuat daya tarik serta meningkatkan kepercayaan konsumen. Ada beberapa hal yang bisa kamu coba dalam menyusun kalimat slogan, antara lain:
· Buat slogan yang singkat, padat, dan mudah diingat
· Fokus pada nilai serta keunggulan produk
· Gunakan kata-kata yang kuat, positif, dan mudah dipahami
6. Kemasan yang menarik
Detail kemasan produk termasuk aspek yang tak boleh diabaikan dalam membangun branding produk. Meski pepatah mengatakan ‘jangan melihat sesuatu hanya dari sampulnya’, tapi faktanya itulah yang terlihat pertama kali.
Kemasan yang menatik akan menciptakan kesan produk lebih professional sehingga orang pun yakin untuk membelinya. Berikut langkah-langkahnya:
· Pilih kemasan yang sesuai dengan karakteristik dan jenis produk
· Pertimbangkan aspek keamanan
· Cari kemasan yang praktis
· Sisipkan logo, merek, dan informasi produk secara jelas pada kemasan
· Desain kemasan yang punya nilai visual tinggi
7. Tentukan strategi marketing
Faktor utama untuk membangun sebuah brand adalah bagimana strategi yang kita lakukan untuk memasarkan sebuah produk. Di era perkembangan teknologi seperti sekarang ini, marketing bisa dilakukan dengan mudah dan dimana saja.
Salah satunya dengan memanfaatkan media sosial dan situs web sebagai alat promosi serta memperkenalkan merkmu. Tapi perhatikan beberapa aspek:
· Sesuaikan perencanaan strategi dan media iklan dengan pasar yang kamu tuju
· Jangan berfokus mendapat pelanggan dan menjual produk pada awal pembuatan brand
· Bangun kesadaran audiens tentang merk produkmu
· Kenalkan produk secara lebih luas
Pada intinya, cara branding produk yang efektif adalah dengan menampilkan logo, merek serta kualitas sebagai senjata utama untuk menghipnotis konsumen. So, pastikan bahwa produkmu punya logo dan nama merek yang menarik.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



