BahanKain.id
BahanKain.id

9 Detail Bagian Celana Jeans Yang Wajib Kamu Tau!

BahanKain
9 Detail Bagian Celana Jeans Yang Wajib Kamu Tau!

Celana jeans masih menjadi item fashion yang paling populer karena tampilannya selalu keren dan tak pernah lekang oleh waktu. Desain jeans sangat sederhana dan mudah untuk dipadu padankan. Itulah kiranya yang membuat celana jeans begitu digemari, mulai dari anak muda hingga orang dewasa sekalipun.

Celana berbahan kain denim ini juga dikenal kuat dan awet mengingat tujuan awal pembuatannya yakni untuk mendukung kenyamanan para pekerja tambang. Terlepas dari hal-hal tersebut, pernahkah kamu memperhatikan bagian-bagian misterius pada jeans-mu? Lalu, apa sih yang membuatnya tahan lama dan selalu terasa nyaman saat digunakan?

Nah, kali ini bahas komponen misterius yang terdapat pada celana jeans. Simak yuk, biar kamu juga nggak penasaran lagi.

1.       Watch pocket

Kantong kecil di saku bagian kanan menjadi salah satu part celana jeans yang paling menarik. Tahukah kamu apa nama dan fungsinya? FYI, sebenarnya kantong dahulu ini dibuat untuk menyimpan jam saku sehingga dinamai watch pocket.


Saat pertama kali dibuat, saku kecil ini belum ada. Namun karena kebutuhan para penambang akan tempat untuk membawa jam yang mereka bawa, maka pembuat jeans menambahkan saku kecil di samping kanan. Pada masa itu, jam hanya berupa bulatan mirip koin disertai rantai panjang.

Kini, watch pocket beralih fungsi untuk menyimpan koin, tiket, korek api atau benda-benda kecil lain. Produsen celana jeans pun masih mempertahankan keberadaan saku ini sebagai pemanis tampilan.

2.       Rivets

Rivet adalah benda kecil mirip paku tumpul yang menempel pada tiap sudut saku celana jeans. Fungsinya sebagai penguat agar saku tidak mudah robek.


Awalnya rivets hanya diaplikasikan pada pelana kuda, namun Jacob Davis sebagai penjahit jeans memasangnya di celana jeans. Ia memasang paku tersebut di ujung jahitan saku, karena bagian ini paling sering rusak jika digunakan untuk aktivitas-aktivitas berat.

3.       Serat berwarna putih

Tahukah kamu, kenapa permukaan celana jeans terlihat serat-serat berwarna putih? Jawabannya karena jeans dianyam menggunakan anyaman kepar dengan benang putih di antara benang biru.

Anyaman tersebut menghasilkan pola diagonal yang halus dan benang biru tampak mendominasi. Fungsi serat putih ini bukan sekedar pemanis, tetapi juga memperkuat struktur jeans.

4.       Arcuate


Kalau dilihat secara mendetail di saku belakang celana jeans selalu memiliki jahitan dekorasi. Itulah yang dinamakan ‘arcuate’. Detail ini memang tak mempunyai fungsi khusus, melainkan hanya sebatas pembeda antara satu merek dengan merek lainnya. Brand Levi’s berbentuk sayap kelelawar, sedangkan Wrangler membentuk huruf ‘W’.

5.       Branding patch


Branding patch biasanya terletak di ban pinggang bagian kanan belakang. Tak jauh berbeda dengan arcuate, patch yang terbuat dari bahan kulit asli atau kulit sintetis ini berfungsi sebagai penanda merk. Kadang juga diisi beberapa informasi produsen, kekuatan jeans dan detail produk.

6.       Jahitan selvedge

Beberapa tahun belakangan, jahitan selvedge pada celana jeans kian populer di kalangan muda. Selvedge sendiri merupakan jenis jahitan pada tepian kain agar lebih rapi dan tidak mudah terurai. Jahitan ini membentuk pola garis merah yang membentang lurus secara vertikal mengikuti inseam dan outseam celana.

7.       Jahitan bartack

Pernah melihat detail jahitan zig-zag yang terlihat tebal di ujung saku celana jeans? Itulah yang disebut bertack. Bertack dapat diartikan sebagai jahitan pendek yang membujur dengan stitching sangat rapat.


Penggunaan bertack berawal dari banyaknya konsumen yang mengeluh karena rivets celana jeans seringkali menggores permukaan furnitur-furnitur di ruang tamu. Kemudian muncullah hidden rivets tanpa detail tonjolan. Tapi, penemuan baru ini belum juga menyelesaikan masalah. Hingga akhirnya, pada tahun 1960 rivets mulai digantikan dengan bartack.

Bartack sangat umum digunakan untuk memperkuat area-area jahitan jeans yang rawan robek. Misalnya, di sekitar risleting, sudut saku, dan di antara selangkangan. Karena kerapatannya tinggi, jahitan ini hanya bisa dibuat menggunakan mesin khusus.

8.       Chain stitch

Jahitan rantai digunakan untuk meningkatkan kekuatan celana jeans terutama di bagian hem. Beberapa merek menggunakan jahitan rantai pada beberapa bagiannya.


Teknik jahit ini membutuhkan dua helai benang agar bisa saling mengunci dan membuat pola mirip rantai. Tujuannya tak lain adalah untuk meningkatkan kekuatan jeans. Khususnya di bagian hem (lipatan jahitan di ujung bawah celana) agar nggak menggulung setelah dicuci. Chain stitching akan menimbukan roping effect atau efek penalian.

9.       Inseam dan outseam

Inseam adalah jahitan pada celana yang membentang dari pangkal paha sampai hem (jahitan) bagian bawah pergelangan kaki. Sedangkan outseam merujuk pada jahitan di sisi luar kaki yaitu dari ujung atas hingga bawah kaki. Sejatinya, kedua istilah tersebut berlaku untuk semua jenis celana, tapi paling sering digunakan pada celana jeans.


Keunikan celana juga terletak pada twisted seam yang mengikuti bayangan bentuk kaki. Mulai dari pinggul ke lutut samping, lalu melengkung samping ke kaki bagian depan. Twisted seam nggak cuma membuat penampilan lebih keren, tapi kamu juga bisa lebih bebas untuk bergerak. 

Nah, itulah beberapa bagian penting pada jeans yang seringkali diabaikan keberadaaanya. Siapa sangka celana yang seringkali kita pakai ini punya banyak bagian tersembunyi dengan fungsinya masing-masing. Meskipun pada kenyataannya tidak semua merk celana jeans memiliki detail tersebut.

 

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait