BahanKain.id
BahanKain.id

6 Rekomendasi Kain Yang Bagus Untuk Baju Renang

BahanKain
6 Rekomendasi Kain Yang Bagus Untuk Baju Renang

Memilih bahan pakaian sesuai kebutuhan adalah prioritas utama, khususnya untuk olahraga renang. Saat ingin berenang di kolam umum, kamu akan menemukan himbauan untuk memakai baju renang bukan kaus biasa. Apalagi kaus berbahan dasar katun.

Kenapa demikian? Lalu, jenis bahan apa yang paling direkomendasikan? Simak ulasan berikut ini ya!

Dari segi kebersihan, kaus lebih rentan mengotori kolam renang. Seperti penyumbatan filter kolam akibat terlepasnya serat-serat katun. Selain itu, bahan pewarna kaos juga bisa saja mencemari air kolam renang.

Memakai baju berbahan dasar katun atau sejenisnya saat berenang berpotensi menghambat pergerakan di dalam air. Hal itu karena sifat bahannya yang mudah menyerap air. Selain kaus, beberapa jenis pakaian berikut juga tidak dianjurkan untuk berenang:

·         Legging yang dipakai setelah baju renang

·         Celana panjang terutama jeans

·         Celana pendek

·         Kaus atau celana yang sangat longgar

Kenapa Harus Memakai Baju Renang?

Renang merupakan salah satu jenis olahraga sekaligus sarana rekreasi keluarga. Kolam renang pun menjadi fasilitas publik yang bisa diakses oleh semua orang dari berbagai kalangan. Hal inilah yang memunculkan masalah dimana kondisi air tidak lagi higienis dan mentransfer kuman maupun bakteri ke manusia.


Selain latarbelakang kesehatan, pakaian renang yang bagus akan memudahkan gerak perenang selama berada di dalam air. Itulah kenapa hendaknya pakaian renang dibuat dari kain-kain berkarakter ringan dan licin. Desain licin pada baju renang terinspirasi dari kulit lumba-lumba yang sangat licin dan mampu meminimalisir gesekan dengan air.

Partikel air pun akan bergerak cepat melewati tubuh, hambatan yang diakibatkan oleh partikel air akan berkurang sehingga perenang bisa bergerak lebih cepat.

Bagi kalangan profesional, pemilihan pakaian renang membantu mereka untuk mendapatkan kecepatan ketika di air. Faktor kenyamanan juga menjadi pertimbangan penting kenapa kita wajib mengenakan baju renang.

Rekomendasi Bahan Kain Untuk Pakaian Renang

Tiap orang mungkin punya preferensi tersendiri parihal bahan baju renang yang nyaman. Meski demikian, ada beberapa bahan paling direkomendasikan untuk membuat pakaian renang. Antara lain yaitu:

1.       Lycra (Elastane)

Lycra disebut-sebut sebagai bahan ideal untuk digunakan para perenang. Bahkan Federasi Renang Inggris dan Department of Parks and Recreation DC, Amerika Serikat juga sangat merekomendasikan pakaian renang berbahan lycra.


Hal itu karena kain lycra bersifat lentur dan fleksibel saat digunakan. Bahan ini juga cukup licin sehingga tidak mudah tersangkut ataupun sobek. Baju renang lycra sangat ketat sehingga memudahkan gerak perenang sewaktu di dalam air.

Kain lycra sendiri adalah bahan pakaian yang terbuat dari material elastis dan fiber atau spandek. Ia sudah sangat umum digunakan dalam industri baju renang atau olahraga lain seperti celana para pesepeda.

2.       Polyester

Pakaian renang polyester kurang elastis dan tidak selembur licra, namun ketahanan kainnya jauh lebih baik. Warnanya tidak mudah luntur dan lebih tahan paparan bahan kimia penjernih air atau chlorine.

Baju renang dari kain polyester juga lebih cepat kering, mampu melindungi tubuh dari efek buruk sinar matahari dan relatif lebih mudah dicuci.

3.       Nylon

Poliamida alias nylon adalah alternatif polyester yang juga berkarakter ringan dan pas di badan. Sayangnya, nilon tidak begitu awet dan kurang tahan dengan paparan chlorine. Disisi lain, bahan nylon cukup elastis, mudah dicuci serta tidak mudah menyerap air.

4.       Neoprene

Berikutnya ada bahan neoprene yaitu sejenis kain sintetis yang mempunyai karakteristik sangat lentur karet atau plastik. Baju renang neoprene memiliki insulasi yang baik terhadap dingin, sehingga memungkinkan tubuh penggunanya tetap hangat selama di wilayah perairan.

Selain pakaian renang, neoprene juga sering diaplikasikan dalam pembuatan baju selam alias scuba diving.

5.       Bahan campuran

Selain bahan di atas, ada pula baju renang dari material campuran seperti polybutylene terephthalate (PBT). Jenis kain yang tergolong baru ini mempunyai elastisitas tinggi, cepat kering, dan berdaya serap rendah. PBT cocok untuk membuat baju renang kompetisi.

Ada pula serat XLA produksi Dow Chemical yang memiliki nama dagang Dow XLA Elastic Fiber. Kain XLA menawarkan ketahanan kaporit hingga 1000 jam, elastisitasnya tinggi, diklaim tahan panas hingga 2000 C dan cepat kering.

Itu dia jenis-jenis bahan yang kerap digunakan untuk membuat pakaian renang. Pemilihan baju renang juga harus mempertimbangkan berbagai aspek sesuai kebutuhan. 

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait