9 Negara Dengan Budaya Memakai Rok Bagi Kaum Pria

Dahulu rok dipopulerkan oleh kaum pria dan termasuk pakaian multigender di sebagian negara dunia. Tak seperti modern ini dimana rok selalu menjadi lambang feminimitas kaum perempuan.
Yaps, sekarang rok memang lebih identik sebagai busana khusus wanita. Aneh rasanya jika melihat ada laki-laki yang memakai rok di depan khalayak umum.
9 Negara Dengan Budaya Memakai Rok Bagi Kaum Pria
Tapi tahukah kamu kalau beberapa negara melazimkan penggunaan rok bagi para lelaki? Bahkan ada yang mewajibkan secara khusus.
Lalu, negara mana sajakah itu? Yuk, kita bahas satu persatu!
1. Fustanella dari Yunani
Pria Yunani memakai rok selutut yang disebut fustanella. Pakaian ini biasanya dipakai untuk acara-acara kemiliteran dan seremonial di Yunani dan negara-negara Balkan lain.

Fustanella juga populer di Albania dan dikenakan oleh Pengawal Kerajaan di era Interbellum. Bahkan masyarakat Yunani maupun Albania menganggap fustanella sebagai pakaian kebangsaan mereka.
2. Hakama dari Jepang
Hakama adalah pakaian tradisional berbentuk jubah sepanjang mata kaki yang dipakai oleh lelaki Jepang. Konon, busana itu terinspirasi dari baju adat istana kekaisaran Tiongkok pada abad ke-6. Mereka menjadikannya kombinasi untuk kimono yang secara khusus disesuaikan.

Seorang pria yang mengenakan rok ini dianggap elit dan
memiliki status sosial lebih tinggi. Ada berbagai jenis hakama, namun yang paling
mirip rok dikenal dengan sebutan hakama lentera.
3. Lungi dari India
Lungi merupakan kain tanpa jahitan yang dipakai pria India di saat-saat santai. Busana ini tercipta karena baju yang dijahit kurang nyaman dipakai saat iklim panas dan lembap.

Akan tetapi, kebiasaan memakai lungi berbeda-beda di setiap negara bagian india. Di Tamil Nadu, ia dikenal dengan nama vesthi, di Punjab disebut tehmat. Sedangkan di wilayah Kerala, pakaian ini berganti nama jadi mundu atau kaili.
4. Sarung untuk Indonesia
Dalam kacamata fashion dunia, sarung digambarkan sebagai rok uniseks dengan bentuk menyerupai tabung. Kain yang ujung panjangnya dijahit hingga membentuk tabung sangat umum dikenakan oleh pria maupun wanita Indonesia.
Sarung biasanya digunakan sebagai bawahan santai di tengah hari-hari yang panas. Kain sarung juga lazim dikenakan kaum lelaki saat hendak melaksanakan ibadah shalat.
5. Gho dari Bhutan
Gho merupakan jubah berikat selutut yang dikenakan oleh pria Bhutan dan menjadi budaya kebanggaan mereka. Pada tahun 1989, pemerintah Bhutan mengesahkan undang-undang tentang kewajibkan memakai Gho bagi pegawai negeri.
Para pria pun wajib memakainya pada acara formal. Gho diperkenalkan pada abad ke-17 oleh Zhabdrung Ngawang Namgyel untuk menjadikannya sebagai identitas orang Bhutan.
6. Kilt dari Skotlandia
Jika kamu menonton tayangan TV Skotlandia, kamu akan menemukan banyak laki-laki yang memakai rok bermotif kotak-kotak berwarna merah atau hijau. Busana itu disebut sebagai kilt. Rok khas pria Skotlandia ini biasa digunakan saat acara resmi seperti pernikahan atau festival budaya. Kilt juga menjadi seragam militer pasukan khusus tentara Skotlandia Baru.

Bahan pembuatannya berupa kain wol yang halus dan dibuat bermotif kotak-kotak. Konon kilt sudah ada dan dipakai kaum pria sejak 1000 tahun lalu.
7. Sulu dari Fiji
Namanya tak begitu populer, tapi itulah Fiji adalah sebuah negara yang terletak di selatan Samudra Pasifik. Sebelum diduduki Inggris pada abad ke-19, kaum pria di sana tidak menggunakan pakaian sama sekali. Hingga pada akhirnya dibuatlah busana bernama Sulu yang dipakai hingga saat ini.
Panjang rok Sulu hanya sebatas lutut dengan bagian bawah berupa rumbai berbentuk segitiga sama kaki. Pemerintah fiji mewajibkan anak sekolah, polisi, dan militer wajib mengenakan sulu.
8. Lavalava dari Samoa
Masih dari kawasan Samudra Pasifik, ada negara Samoa yang mayoritas penduduk laki-lakinya terbiasa memakai bawahan yang sangat mirip dengan rok. Mereka menyebutnya Lavalava.
Saat berkunjung di Samoa, kamu akan menemukan banyak pria mengenakan rok Lavalava. Mereka yang berprofesi sebagai polisi pun tak lepas dari pakaian model rok ini.
9. Longji dari Myanmar
Laki-laki di Burma atau Myanmar memakai rok longyi atau longji yang memiliki panjang 2meter dan lebar 0,8 meter. Desainnya sangat mirip sarung dari Indonesia, hanya beda nama saja.
Pria Myanmar mengikat rok tradisional di sekitar pinggang mereka dengan simpul di perut agar tetap nyaman saat berjalan. Longyi bisa dikenakan oleh kaum pria maupun wanita Myanmar dalam kegiatan harian maupun acara-acara resmi.
Itulah 9 negara yang memiliki budaya memakai rok bagi kaum pria. So, jangan kaget melihat laki-laki memakai rok jika kamu berkunjung ke salah satu negara di atas ya.
Ngomong-ngomong tentang rok, BahanKain.id juga menyediakan beragam jenis kain yang cocok untuk bahan rok. Sahabat Bahankain pengen bikin rok dari kain apa nih? Bisa cek Koleksi Produk kami dulu ya.
Atau konsultasikan dulu kebutuhan kain Anda pada Customer Service kami via Whatsapp.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



