BahanKain.id
BahanKain.id

Apa Itu Kain Aida?

BahanKain
Apa Itu Kain Aida?

Pemilihan kain menjadi salah satu titik kritis sebelum memulai proyek sulaman silang atau kristik. Terutama bagi Anda yang baru terjun di dunia kerajinan tangan, khususnya seni menjahit benang secara menyilang alias kruistik.

Jenis sulaman yang membentuk huruf X ini membutuhkan kain-kain yang memiliki kotak-kotak atau lubang dalam ukuran sama. Baik secara vertikal maupun horizontal. Satu diantaranya yaitu kain aida.

Yaps, bahan aida memang sangat populer di kalangan pengrajin kristik. Biar nggak penasaran, berikut ulasan tentang kain aida serta karakteristik dan pemanfaatannya!

Mengenal Kain Aida

Bahan aida merupakan kain strimin yang memiliki lubang kotak-kotak dan kerap dipakai untuk membuat kruistik. Kain strimin ini umumnya berbahan dasar kapas maupun serat sintetis.

Sumber: https://stitchedmodern.com/

Nama ‘Aida’ sendiri sebenarnya adalah merk dagang dari perusahaan Zweigart, Jerman. Kain berkarakter kaku dan memiliki pola lubang yang mudah dihitung ini pertama kali diproduksi tahun 1908.

Ukuran lubang pada kain aida dibuat cukup lebar agar memudahkan saat mengaplikasikan tusuk silang menggunakan benang sulam. Banyak pengrajin memilih kain ini sebagai media bordir atau sulaman kristik.

Karakteristik kain aida

Jenis kain Aida mulai 6ct hingga 22ct. Kode angka dibelakang nama kain tersebut menandakan jumlah lubang kain atau count (ct) per inci kain. Misalnya Aida 10 berarti setiap inci kain tersebut terdapat 10 kotak anyaman benang.

Aida yang paling sering dipakai untuk kristik (cross stitch) adalah 14ct dan 16ct. Di atas ukurang 18ct lazim dipakai dalam pembuatan sulaman biasa (petite-stitch). Para perajin kristik menyebut ukuran 14ct ini sebagai ukuran "normal". Ukuran di bawahnya seperti 18ct, disebut "kecil" sedangkan ukuran di atasnya (contoh 12ct, 10ct) disebut "besar”.

Sumber: https://ysolda.com/

Sifat dan karakteristik kain aida sangat tergantung pada serat penyusunnya. Jika penyusunnya serat katun, maka ia akan mudah dicuci, tahan lama, dan terasa lembut saat disentuh. Sebagian besar kain Aida berbahan 100% katun, tak sedikit pula yang ditambah campuran serat rayon. Kualitasnya memang tidak sebaik katun murni, tapi harganya lebih murah.

Bahan aida memiliki pinggiran berjerumbai dan seringkali perlu menjahitnya dulu sebelum digunakan. Umumnya kain ini dipasarkan dalam bentuk lembaran maupun gulungan dengan lebar 40-60 inci.

Satu hal yang perlu diperhatikan saat membuat produk kerajinan tangan dari kain aida yaitu tidak boleh dicuci sebelum pekerjaan selesai. Hal itu dikarenakan kain bisa mengkerut sebanyak 0,25 hingga 0,5 inci. Lubang-lubang yang ada pada kain pun akan menyempit dan menghambat proses sulam.

Kain Aida mengkerut secara alami di bagian-bagian yang dibordir, itulah kenapa hasil akhir kruistik akan tampak lebih indah setelah pencucian.

Pemanfaatan kain aida

Sejak zaman dulu, bangsa Eropa mengenal kain strimin untuk membuat aneka kerajinan kristik. Bahkan seni menyulam menggunakan kain strimin termasuk jenis sulaman paling tua di dunia.

Kain strimin mulai dikenal di Indonesia sejak masa pendudukan Belanda. Hingga akhirnya masyarakat Indonesia lebih mengenal kain berlubang besar ini sebagai kain untuk sulaman yang paling sederhana dan cocok bagi para pemula.

Bahan Aida kerap dimanfaatkan sebagai taplak meja, hiasan dinding bernuansa kristik dan variasi pada pakaian. Pemanfaatan kain aida dalam aneka produk kerajinan kristik juga cukup digemari.

Dengan pola yang beragam serta warna-warna menarik, kristik menjadi jenis kerajinan tangan yang bernilai seni tinggi dan terbilang mahal. Pemakaian benang-benang berkualiatas juga sangat mempengaruhi harga jual kerajinan kristik.

Potongan kain aida berhiaskan sulaman kristik terlihat begitu menawan ketika dikombinasikan pada baju wanita maupun baju anak-anak. Variasi anyaman kristik juga menampilkan kesan vintage yang begitu kental dan khas. Tetapi dengan bentuk fisik kain aida yang berlubang-lubang, perawatannya pun harus ekstra hati-hati. 

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait