BahanKain.id
BahanKain.id

Pengertian, Karakteristik Dan Cara Merawat Kain Twiscone

BahanKain
Pengertian, Karakteristik Dan Cara Merawat Kain Twiscone

Selama ini, banyak orang menganggap kain Twistcone sejenis dengan sifon atau Hycon karena sama-sama tipis. Padahal ketiganya adalah jenis kain yang berbeda, baik dari segi tampilan ataupun ketebalan.

Serat pada bahan twiscone jauh lebih padat dan halus dibanding Hycon maupun Chifon.  Twitscone juga cukup tebal dan tidak tembus pandang. Meskipun faktanya, kain ini tidak lebih tebal dari bahan wolfis.

Umumnya kain twiscone diperoleh dari campuran serat alami dan sintetis. Kainnya memang kurang mampu menyerap keringat, tapi twiscone bisa menjaga suhu tubuh agar tetap hangat. Lalu seperti apa sih karakteristik bahan twistcone itu sendiri? Simak ulasannya yuk!

Apa Itu Kain Twistcone?

Sesuai namanya, twistcone merupakan jenis kain berbahan baku serat alami ataupun sintetis yang diberi antihan (twist) atau dipelintir sehingga menghasilkan benang dengan jalinan lebih rapat dan kuat. Twistcone cukup populer sebagai bahan busana wanita seperti gamis, blazer, dress, hijab dan syal. Serat dan tekstur kainnya sangat mirip sifon tapi kalau diteliti lagi, bahan twiscone sedikit lebih tebal dan berat.

Sedangkan pembuatan kain twistcone sendiri menggunakan metode tenun sederhana seperti bahan-bahan yang ada di pasaran. Bahan twistcone biasanya hadir dalam pilihan warna-warna pekat dan cenderung gelap. Faktor inilah yang membuat pakaian berbahan twistcone tidak mudah menerawang. Meski di lain sisi, sifat kainnya cukup panas dan kurang mampu menyerap keringat.

Karakteristik, kelebihan dan kekurangan kain twistcone

Setiap bahan pasti memiliki ciri khas tersendiri agar bisa dibedakan dengan bahan tekstil lainnya, begitu pula kain twiscone.

1.       Tipis Dan Agak Licin

Jika dipandang dari kejauhan, permukaan bahan Twiscone tampak mengkilap. Saat diraba pun terasa sedikit licin dan lumayan tebal. Itulah kenapa, bahan Twiscone lebih disukai untuk membuat busana luaran yang ringan seperti blazer, vest, atau shawl.

2.       Halus, dan Flowy

Umumnya Twiscone berbahan dasar serat sintetis sehingga bersifat hangat, tapi tetap halus dan terkesan jatuh (flowly). Dan kerap digunakan untuk membuat gamis-gamis syar’i.

3.       Serat yang rapat


Penggunaan mesin-mesin canggih dalam proses pembuatannya membuat bahan Twiscone memiliki tenunan yang rapat dan kuat. Karakternya tidak menerawang sehingga banyak dipakai dalam produksi hijab atau kerudung.

4.       Tidak Mudah Melar dan Rusak

Jalinan serat kain yang rapat menjaga pakaian dari bahan ini tidak akan melar meski sudah dicuci berulang kali. Umur gunanya pun lebih panjang.

5.       Sulit Untuk Menyerap Keringat

Kain twiscone memiliki daya serap yang rendah sehingga terasa gerah saat dikenakan. Tak masalah jika dikenakan saat ditengah cuaca dingin. Namun ia kurang cocok bagi masyarakat yang tinggal di daerah tropis.

6.       Tidak Memerlukan Furing

Busana dari bahan Twiscone tak membutuhkan lapisan furing tambahan. Hal itu karena karakter kain yang rapat, namun tetap ringan dan nyaman.

Dari ciri khas tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa kain twiscone ini memiliki kelebihan serta kekurangan. Antara lain sebagai berikut:

1.       Kelebihan Bahan Twiscone

·         Baju twiscone tampak cantik karena lembut dan flowly.

·         Bahannya fleksibel, tidak mudah kusut dan tetap rapi meski tidak disetrika.

·         Dengan perawatan yang tepat, bahan twiscone tidak mudah gampang melar ataupun luntur.

·         Cocok untuk membuat pakaian wanita model apapun.

·         Kainnya tebal dan tidak nerawang.

2.       Kekurangan bahan twsicone

·         Tergglong jenis bahan yang licin, tipis dan lembek. Jadi kurang disarankan sebagai bahan pakaian pria.

·         Tidak cocok untuk bahan hijab karena kain lumayan panas

·         Tidak tahan suhu tinggi, jadi perlu berhati-hati saat menyetrikanya

·         Sifat kain twiscone agak keras dan tidak sesuai untuk kulit bayi.

Cara Merawat Baju Twiscone


Pengen baju twiscone mu tetap awet dan tahan lama? Pandai-pandailah merawatnya ya. Simak langkah-langkah berikut:

1.       Cuci Sesuai Petunjuk Perawatan

Perhatikan aturan mencuci dan mengeringkan yang tertera pada label baju twiscone. Meski termasuk jenis bahan yang kuat serta daya tahan baik, jangan sekali-kali menyikat pakaian terlalu keras. Setelah itu, bilaslah pakaian minimal dua kali.

2.       Gunakan Deterjen Berkualitas

Tips ini juga harus diterapkan saat mencuci pakaian berbahan apapun. Pilihlah deterjen kualitas terbaik yang dilengkapi kemampuan mengangkat noda dan menjaga warna pakaian agar tetap cerah.

3.       Jemur Dengan Cara Dibalik atau Cukup Diangin-anginkan

Cara paling tepat menjemur pakaian adalah meletakkan bagian dalam diluar (dibalik). Tujuannya yaitu untuk menjaga warna agar tidak cepat memudar. Hal itu karena paparan sinar UV dari matahari bisa memecah ikatan kimia zat warna.

Akan lebih baik jika baju itu dijemur di tempat yang teduh, bersirkulasi udara lancar dan tidak terkena sinar matahari langsung.

4.       Setrika Dengan Suhu Rendah

Bahan twiscone akan cepat rusak kalau terpapar suhu yang terlalu panas. Maka dari itu,setrika pakaian berbahan twiscone pada temperatur paling rendah.

Itu dia penjelasan lengkap perihal kain twiscone serta cara merawatnya. Meski punya beberapa kekurangan, twiscone termasuk jenis kain terlaris di pasaran karena harganya yang cukup terjangkau tapi penampakannya menyerupai kain-kain mahal. 

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait