Mengupas Sejarah Dan Variasi Model Obi Belt Kekinian

Bergantinya tren fashion dari tahun ke tahun menjadi penanda bahwa industri pakaian tak pernah ada matinya. Meski pergeseran tersebut ibarat perputaran roda, dimana sebuah busana yang tren saat ini terinspirasi dari fashion item yang sudah ada dan pernah populer pada masanya.
Setelah rok plisket, dan scrunchie, beberapa tahun belakangan obi belt juga kembali digandrungi para pecinta fashion. Dengan desain uniknya, obi belt mampu mendongkrak gaya berpakaianmu agar terlihat makin elegan. Fashion designer pun berlomba-lomba memodifikasi obi jadi lebih menawan. Entah dari segi bahan, motif ataupun model.
Perjalanan sejarah Obi BeltSebelum menjadi item yang populer di kalangan fashion enthusiast, obi adalah bagian dari rangkaian busana tradisional masyrakat Jepang. Istilah obi sendiri berasal dari Bahasa Jepang ‘obiru’ yang artinya memakai. Dikutip dari Japanese Wiki Corpus, sabuk kain yang dikenal sebagai obi ini sudah ada jauh sebelum terciptanya baju tradisional.
Dulunya obi hanya berupa lembaran kain yang diikat pada bagian pinggang dan dimanfaatkan untuk membawa senjata saat berburu. Lambat laun obi mulai dialihfungsikan sebagai sabuk pakaian supaya tidak mudah terbuka, termasuk kimono.

Pada permulaan zaman Edo, ikat
pinggang atau obi untuk kimono hanya mempunyai lebar 10 sentimeter dan dilengkapi
kawat pengait. Namun seiring berjalannya waktu, bentuk sabuk kimono yang dipakai
perempuan Jepang semakin panjang dan lebar.
Mengutip dari Texanculture, ternyata obi terbagi menjadi 5 jenis lho. Berikut ulasannya:
1. Maru obi
Jenis obi yang pertama adalah maru obi. Maru obi merupakan sabuk formal yang kerap digunakan dalam acara pernikahan atau sebagai pelengkap busana kimono untuk penampil Geisha. Uniknya, panjang maru obi ini bisa mencapai 4,5meter lho.
2. Fukuro obi
Berikutnya ada fukuro obi yaitu jenis obi yang biasa dikenakan para turis ketika mencoba pakaian adat Jepang. Desain fukuro obi tidak terlalu mencolok, sehingga kerap dipakai anak-anak muda atau perempuan yang belum menikah. Panjangnya sama dengan maru obi, yaitu sekitar 4,5 meter.
3. Nagoya obi
Persis seperti namanya, Nagoya obi ditemukan oleh seorang perempuan di kota Nagoya pada tahun 1920an. Berukuran panjang 3meter, obi ini memiliki ketebalan yang berbeda. Tapi hal itu justru membuatnya lebih mudah dipakai.
4. Hanhaba obi
Hanhaba obi ialah jenis obi yang kerap dikenakan bersama yukata saat menghadiri acara non formal. Bahan kain sabuk hanhaba biasanya lebih tipis namun panjangnya tetap sama seperti obi-obi lain.
5. Tsuke obi
Terakhir ada tsuke obi yang merupakan obi paling pendek. Tsuke obi tidak membutuhkan kawat khusus atau pengait untuk menyatukan kedua ujungnya. Model obi inilah yang paling banyak dan disukai.
Obi Belt Versi Indonesia
Beberapa tahun belakangan, obi belt menjadi salah satu fashion item yang paling dicari kaum remaja. Terinspirasi dari obi tradisional jepang, obi belt ala Indonesia dibuat dari kain polos atau kain-kain tradisional dan bergaya etnik seperti batik, jumputan, hingga kain tenun ATBM. Modelnya pun bervariasi, jadi makin gampang memilih padupadannya.

Obi belt menjadi salah satu solusi outfit simpel nan elegan untuk menghadiri acara pernikahan, wisuda serta agenda lainnya. Dengan mix and match yang tepat, sabuk obi tak hanya membuatmu tampak lebih anggun dan professional, tapi juga memberi kesan ramping. Kamu bakal PD maksimal.
Biar nggak ketinggalan jaman, yuk kepoin model-model obi belt kekinian berikut ini!
1. Obi Jumputan
Obi belt dengan nuansa etnik motif batik sedang begitu digemari. Hal itu karena anak muda saat ini sedang hobi-hobinya memakai outfit bertema kain-kain nusantara untuk menghasilkan OOTD yang ciamik.
Salah satu motif sabuk obi yang wajib kamu miliki adalah motif jumputan. Coraknya simpel dan punya banyak variasi warna-warna cerah. Tinggal disesuaikan dengan selera dan style kita.
2. Obi belt tenun
Selain obi batik, obi belt dari kain tenun juga menarik untuk dicoba nih! Biasanya sabuk obi bermotif tenun cenderung berwarna netral dan bernuansa monokrom seperti hitam putih, abu-abu, perpaduan hitam-merah dan hitam-kuning atau warna yang lebih bold.
3. Obi belt denim
Berikutnya ada obi belt denim yang timeless banget! Buat kamu yang berencana membeli ikat pinggang obi tapi enggak pengin bingung padupadannya, pilihlah obi belt denim.
Warna dan karakter denim bakalan masuk di-mix sama outfit apa aja. Pokoknya ini jalan pintas untuk tampil lebih modis deh!
4. Obi belt skirt
Bentuk ikat pinggang ini seperti potongan rok (half skirt). Obi belt skirt akan membuat tampilanmu lebih menawan karena desain khasnya. Kamu bisa memilih warna netral seperti hitam atau cokelat susu yang gampang dipadupadankan.
5. Obi belt songket
Alternatif lain buat kamu yang menginginkan penampilan bernuansa etnik ialah obi belt songket. Sabuk obi berbahan dasar kain tenun songket umumnya lebih mengkilat serta memiliki warna cerah seperti fuschia, hijau neon, dan ungu.
Itulah ulasan serta sejarah obi, sabuk pinggang pelengkap busana tradisional Jepang yang jadi tren berbusana di Indonesia. Sobat Bahankain tertarik memakai obi atau mau memulai bisnis obi belt? Sahabat bisa memodifikasi sendiri lho.
Nah, jika Sahabat Bahankain sedang mencari supplier benang tenun atau kain putihan untuk batik, jumputan maupun kebutuhan lain, BahanKain.id adalah solusi paling tepat. Sebagai produsen sekaligus distributor, kami selalu berupaya menyediakan kain-kain berkualitas tinggi dengan harga yang tetap bersaing.
Silahkan cek koleksi benang, kain serta keperluan tekstil lainnya di Kategori Produk.
Hubungi kami untuk detail produk, pemesanan serta konsultasi terkait tekstil lainnya.

Anda juga bisa belanja kain via Shopee dan Tokopedia di store Mekar Jaya Tekstil berikut ini:
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



