BahanKain.id
BahanKain.id

Dulu Juga Dipakai Oleh Pria? Ini 7 Fakta Mengejutkan Seputar Rok Wanita

BahanKain
Dulu Juga Dipakai Oleh Pria? Ini 7 Fakta Mengejutkan Seputar Rok Wanita

Kalau ditanya, model busana apa yang menggambarkan seorang perempuan? Mungkin rok adalah salah satunya. Yaps, modern ini rok memang diperuntukkan bagi wanita dan celana untuk laki-laki.

Rok dengan panjang di atas lutut atau rok mini sempat menguasai ranah fashion Indonesia bahkan dunia. Fakta bahwa rok sangat mudah dipadupadankan tentu sangat membantu terutama bagi kaum wanita yang suka mix and match.

Kini banyak perempuan lebih menyukai rok panjang, terutama mereka yang berhijab atau hijabbers. Meskipun tak sedikit yang bilang ‘ribet kalau pakai rok’. Tapi bagi kebanyakan wanita, rok justru sangat nyaman digunakan karena lebih leluasa.

Fakta Mengejutkan Tentang Rok Wanita

Dunia fashion menyimpan beragam fakta mengejutkan yang jarang diketahui orang. Lebih dari sekadar kebutuhan hidup, busana memberikan pengaruh cukup besar dalam perkembangan sejarah sosial dan budaya.


Satu diantaranya yaitu fakta bahwa rok adalah busana tertua di dunia dan pria jaman dulu juga memakai rok. Bahkan manusia sudah memakai rok berdesain simpel untuk menutupi tubuh bagian bawah sejak era pre-historic.

1.       Rok adalah fashion item tertua

Tahukah kamu, ternyata rok adalah fashion item tertua dalam sejarah mode. Fakta menarik itu diperkuat oleh pernyataan seorang arkeolog Armenian yang mengatakan bahwa para ilmuwan menemukan rok berbahan jerami. Setelah diteliti lebih lanjut mereka memperkirakan usia rok tersebut sekitar 5.900 tahun.

Tahun masehi saja sudah menginjak 2023, artinya rok telah ada sejak era manusia purba. Jauh sebelum diperkenalkan sebagai bagian dari fashion.

2.       Dahulu kaum lelaki memakai rok

Jika kamu pernah menonton film-film mitologi ketimuran (Mesir), kamu akan melihat pemandangan tak biasa dimana kaum pria yang memakai busana mirip rok. Bahkan penggunaan rok bagi laki-laki juga banyak ditemukan di negara Skotlandia dan Spanyol.

Yups, pada zaman Mesir kuno, rok memang bersifat unisex atau genderless. Artinya, baik kaum pria maupun wanita bisa memakainya dan itu lumrah. Bentuk rok jaman dulu hampir mirip dress atau jubah.

Baca Juga:

Jenis Kain Yang Sering Digunakan Untuk Bahan Rok

3.       Rok disebut Shendyt di Era Mesir Kuno

Di era Mesir, rok terbuat dari sepotong kain linen putih berbentuk persegi panjang yang dililitkan di tubuh bagian bawah dan diikat di depan. Panjang rok pria ini di atas lutut, orang Mesir menyebutnya Shendyt. Pemakaiannya disesuaikan dengan kondisi cuaca negara Mesir dan kasta.

Shendyt untuk masyarakat golongan bangsawan dan memangku jabatan penting lebih berkualitas dan dibuat dari kain yang lebih ringan dan tipis. Sedangkan mereka yang berkasta lebih rendah seperti pekerja, bahan rok atau shendyt cenderung lebih tebal.

4.       Penanda status sosial seseorang

Orang-orang terdahulu melihat status sosial seseorang melalui busana yang dikenakannya. Begitu juga dengan rok, semakin kaya seseorang makin panjang pula rok mereka. Hal tersebut terjadi karena harga kain sebelum revolusi industri memang sangatlah mahal.

5.       Rok tak lagi dipakai kaum pria

Waktu demi waktu berjalan, kaum pria mulai tak nyaman memakai rok. Rok dinilai kurang fleksibel dan tidak nyaman saat digunakan terlebih saat berkuda. Para lelaki pun mulai beralih menggunakan celana.

Memasuki abad 20, tidak ada lagi pria yang memakai rok di keseharian mereka. Aturan ketat mengenai tata cara berpakaian dan model busana menurut kasta tak lagi berlaku. Sejak saat itu lahirlah berbagai tipe dan ukuran rok. Seperti halnya rok mini, rok galiya, rok wolfis dan lain sebagainya. 

6.       Gadis Edtvet, wanita pertama yang memakai rok

Menurut catatan sejarah, wanita pemakai rok mini pertama adalah Gadis Egtved. Itu adalah julukan untuk mumi perempuan yang ditemukan di Egtved, Denmark pada tahun 1921. Menurut perkiraan, Gadis Egtved merupakan nenek moyang bangsa Nordik yang hidup pada zaman perunggu atau sekitar 1390-1370 SM.

Karena kompleksitas ritual penguburannya, jasad misterius berjenis kelamin perempuan ini diyakini sebagai golongan masyarakat berkasta tinggi. Gadis Egtved tersebut diperkirakan meninggal pada usia 16-18 tahun ia memakai rok dari jalinan tali yang memiliki panjang di atas lutut. Kemungkinan besar, model rok tersebut adalah gaya berbusana wanita-wanita pada masa itu.

7.       Simbol feminimisme kaum wanita

Perlahan laki-laki mulai meninggalkan cara berpakaian, segala jenis perhiasan, kain berwarna-warni dan aksesoris mencolok sebagai penanda status sosial. Mereka menyerahkan semuanya itu pada perempuan.

Rok pun mulai dikhususkan bagi perempuan dan menjadi simbol feminimisme. Sedangkan celana panjang dicap sebagai pakaian utama kaum laki-laki.  Para pria mengawali hidup hemat, bekerja keras dan memajukan ekonomi individu yang tercermin pada pakaian laki-laki, yaitu celana.

Itulah 7 fakta menarik tentang rok yang tak banyak diketahui.

Nah, jika Sahabat Bahankain sedang mencari kain untuk bahan rok, Sahabat bisa percayakan pada Bahankain.id ya.  Kami mempunyai beberapa koleksi kain seperti linen, polyester wolfis, satin, linen dan oxford.

Untuk spesifikasi lengkapnya, Sahabat Bisa cek di koleksi produk kami.

KAIN SATIN MAXMARA

Atau belanja langsung via Shopee dan Tokopedia di store Mekar Jaya Tekstil.

SHOPEE

TOKOPEDIA 

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait