Wedding Veil, Aksesoris Pernikahan Istimewa Dan 9 Fakta Uniknya

Pernikahan merupakan sebuah peristiwa sakral yang menjadi tanda dimulainya kehidupan baru. Setiap orang pasti ingin tampil sempurna di momen istimewa nan bersejarah ini. Alasan inilah yang membuat banyak perempuan menambahkan berbagai aksesoris agar bisa tampil memukau di hadapan para tamu undangan. Salah satunya dengan memakai wedding veil.
Wedding veil atau yang lebih dikenal sebagai kerudung pengantin adalah sejenis hiasan rambut transpraran yang terbuat dari bahan tipis seperti kain tule atau lace. Aksesoris pernikahan istimewa berbahan transparana ini menampilkan kesan mewah nan elegan. Tak heran jika wedding veil kini juga digunakan dalam konsep pernikahan modern hijab.
10 Fakta Unik Tentang wedding veil
Terlepas dari kesan mewahnya, wedding veil ternyata menyimpan berbagai unik yang sangat menarik untuk diketahui lho. Penasaran? Simak ulasannya yuk!
1. Berfungsi mengusir roh jahat
Fakta pertama ini cukup horror sih, dan nggak banyak yang tau. Percaya nggak percaya, dulu wedding veil digunakan untuk melindungi pengantin wanita dari gangguan roh-roh jahat serta aura negatif. Menurut sejarahnya, wedding veil mulai dikenal sejak era Romawi Kuno.
Bisa dibilang kerudung pengantin atau wedding veil adalah benda sakral yang harus dipakai selama acara pernikahan. Penutup kepala yang kerap disebut flammeum memang tampak megah dan terkesan misterius.
2. Dahulu berwarna merah
Wedding veil yang digunakan saat ini kebanyakan berwarna putih dengan bentuk yang bervariasi. Padahal dulu panjangnya mampu menutupi seluruh tubuh dan berwarna merah menyala seolah membakar. Tujuannya tak lain adalah untuk menakuti roh jahat sehingga tidak mengganggu pasangan yang akan menikah.

Veil berwarna putih pertama kali dipakai oleh Ratu Victoria. Sejak saat itu wedding veil mulai populer dan kian populer di kalangan public figure. Mulai dari selebritas dunia, Priyanka Chopra hingga Kate Middleton yang tak lain adalah istri Pangeran William sang ahli waris takhta Kerajaan Inggris.
3. Awalnya sangat panjang
Tak hanya berwarna merah, awalnya veil juga dibuat sangat panjang agar bisa menutupi seluruh badan. Sehingga kerudung ini seolah membungkus tubuh calon pengantin perempuan.
4. Mencegah mempelai pria kecewa sebelum berkomitmen
Pada jaman dulum, banyak pernikahan terjadi karena perjodohan. Veil digunakan sebagai penutup wajah mempelai wanita sampai pria selesai mengutarakan komitmen pernikahan. Langkah ini dilakukan supaya pengantin pria tidak membatalkan pernikahan karena wanitanya tak secantik ekspektasi.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Bahan Dengan Harga Yang Terjangkau Untuk Gaun Pengantin |
5. Makna wedding veil
Dilansir dari beberapa sumber, kerudung pernikahan merupakan simbol kesucian dan keperawanan wanita. Selain itu, berikut beberapa makna veil:
· Lambang berpindahnya tanggung jawab ayah ke suami
· Menghindarkan pasangan dari keburukan dan kesialan
· Wajah yang tertutupi oleh veil menyatakan bahwa pengantin pria menikahi sang wanita bukan karena kecantikan parasnya tetapi hatinya.
6. Veil terpanjang di dunia

Sejarah mencatat ukruan wedding veil terpanjang yang pernah ada dipakai oleh seorang pengantin wanita asal Taiwan tahun 2016. Panjangnya mencapai 6.072 meter.
7. Bahan wedding veil
Umumnya wedding veil dibuat dari bahan yang bertekstur lembut seperti sutra organza atau kain sifon. Tak sedikit pula yang memilih kain dengan anyaman jarang menyerupai jaring contohnya yaitu brokat dan kain tile berkualitas medium.
Veil bisa dibuat dari kain tile polos, tapi kadang veil juga memiliki detail renda. Entah di tepian kerudung atau keseluruhan bagiannya.
8. Aksen tambahan pada wedding veil
Sebenarnya veil polos sudah cukup memberikan kesan elegan. Tetapi tak ada salahnya juga memilih wedding veil berhiaskan renda atau pita dengan detail payet, kristal ataupun mutiara.
9. Bisa dikombinasikan dengan konsep hijab
Terlepas dari kepercayaan dan maknanya, banyak pengantin wanita memilih hiasan kepala atau wedding veil karena ingin tampil lebih dramatis. Penggunan veil pun sangat fleksibel dan bisa dipadukan dengan hijab sehingga terkesan romantis.

Pemakaian wedding veil untuk perempuan berhijab dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:
· Cara pertama, memasang kerudung pengantin diatas hijab lalu disematkan dengan jarum pentul.
· Cara kedua ini membuat tampilanmu lebih menawan yaitu dengan meletakkan wedding veil pada hijab lalu menambahkan head piece sebagai penahan veil.
· Cara ketiga dan terakhir benar-benar menjadikanmu ratu sehari. Kamu bisa memakai mahkota untuk menahan veil dan biarkan wedding veilmu menjuntau ke belakang.
Nggak nyangka kan, dibalik kesan mewah dan elegannya wedding veil tersembunyi beragam fakta menarik. Sahabat Bahankain lebih suka veil polos atau berenda nih?
Apapun pilihannya pastikan itu sesuai dengan gaun pengantin dan konsep pernikahanmu. Jangan sampai, hari bahagiamu justru terganggu karena salah memilih model serta bahan kerudung pengantin atau wedding veil.
Ingin membeli kain untuk membuat wedding veil? Kamu berkunjung ke tampat yang tepat. Bahankain.id menyediakan jenis kain sifon, sutra organdi atau organza hingga kain tile yang sangat cocok untuk bahan wedding veil. Gambaran kainnya bisa Anda cek di kategori produk kami ya.

Konsultasikan segala kebutuhan tekstil Anda dan temukan solusinya di Bahankain.id. Silahkan hubungi Customer Service kami untuk info, detail produk dan konfirmasi pemesanan.
Mau lebih mudah dan praktis? Yuk, belanja di online store Mekar Jaya Tekstil yang tersedia di Shopee dan Tokopedia.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



