7 Jenis Kain Untuk Bahan Selimut dan Karakteristiknya

Selimut menjadi kebutuhan pokok bagi mereka yang tinggal di daerah beriklim dingin. Tapi saat musim hujan tiba, wilayah perkotaan yang biasanya diselimuti udara panas pun tak lepas dari terpaan hawa dingin. Musim penghujan hembusan udara dingin dan perubahan suhu ekstrim.
Apalagi angin malam yang tak hanya mengganggu kenyamanan tidur tapi juga berpotensi memunculkan beragam penyakit seperti demam, masuk angin, flu, dan batuk. Itulah seberapa pentingnya memakai selimut saat tidur.
Fungsi utama selimut yaitu menghangatkan tubuh dan melindungi dari gigitan nyamuk atau serangga lainnya. Sepotong kain dengan ukuran panjang dan lebar ini merupakan elemen penting untuk tidur yang hangat dan nyaman.
7 Jenis Kain Untuk Bahan Selimut dan Karakteristiknya
Melihat betapa pentingnya selimut, tentu kita tak boleh sembarangan memilihnya. Terutama dari segi material dan kualitas bahan.

Sumber: www.parapuan.co
Kamu berencana membeli selimut
baru? Yuk, kenali karakteristik dari masing-masing bahan yang kerap digunakan
sebagai material selimut:
1. Wol, lembut dan berdaya serap tinggi
Wol merupakan kain pertama yang digunakan sebagai material selimut. Selimut wol sudah digunakan oleh penduduk daerah beriklim dingin sejak ratusan tahun lalu. Kain wol sendiri terbuat dari bulu-bulu binatang yang sudah dibersihkan dan dipilin menjadi untaian benang.
Karakteristik kainnya tebal, elastis serta kemampuan menyerap air dengan baik. Sayangnya selimut berbahan wol ini lumayan berat sehingga lebih susah dicuci dan keringnya pun akan lama. Selain itu, harga selimut wol juga tak bisa dibilang murah.
2. Bahan sintetis, hangat dan cepat kering
Jika kamu mencari selimut yang hangat tapi harga murah, bahan polyester adalah opsi terbaik. Jenis serat yang kerap digunakan diantaranya yaitu nilon, polyester dan akrilik. Selain murah, kelebihan selimut berbahan sintetis adalah perawatannya yang mudah serta tidak mudah rusak. Pilihan motif dan warna kain sinteti ini pun sangat beragam.
3. Flanel, handfeel lembut
Sifat dan karakteristik selimut flanel hampir sama dengan wol yaitu bertekstur lembut serta menghangatkan tubuh pemakainya. Bedanya, kain flanel atau felt terbuat dari serat wol yang dipanaskan dan diuapkan sehingga menghasilkan tekstur kainnya lebih bervariasi.
Selimut wol tidak membutuhkan perawatan khusus, tapi penggunaan sikat kemungkinan bisa merusak permukaan kain flanel.
4. Fleece, ringan tapi senantiasa hangat
Bahan selimut berikutnya yaitu fleece. Kamu pasti sudah tidak asing dengan material satu ini, kan? Yaps, karena fleece merupakan jenis kain sintetis yang sering digunakan untuk bahan hoodie. Bahan yang terbuat dari daur ulang botol plastik dan kain sintetis ini mempunyai beberapa ciri khas yaitu:
· Ringan
· Cukup elastis
· Tekstur cukup lembut
· Bersifat breathable
· Mampu menjaga suhu tubuh agar tetap hangat
Harga selimut fleece juga tergolong murah lho, Sobat.
5. Katun, sirkulasi udara yang baik
Bahan satu ini sangat cocok dengan Indonesia yang beriklim tropis. Selimut katun menjadi favorit banyak orang karena berbagai sifat dan karakteristiknya.
· Mudah menyerap keringat
· Sirkulasi udara yang baik
· Handfeelnya lembut
· Awet
· Pilihan motifnya beragam
Tapi selimut yang terbuat dari material alami ini sangat rentan terhadap proses pencucian dan sinar matahari langsung. Selimut katun bisa menyusut setelah beberapa kali pencucian.
6. Bulu, lembut dan selalu rapi
Selimut bulu mungkin kurang cocok bahkan menimbulkan alergi bagi sebagian orang. Sebelum membelinya, pastikan dulu bahwa kamu tidak alergi terhadap bulu. Disamping itu, pilihlah selimut yang bulunya melekat sempurna dan tidak mudah rontok guna meminimalisir resiko gangguan pernafasan.
Terlepas dari semua bahan pertimbangan tersebut, selimut bulu ini punya beberapa kelebihan lho. Berikut penjelasannya:
· Karakter bahannya super lembut.
· Selimut berbahan bulu asli tidak akan menimbulkan alergi
· Perawatannya terbilang mudah
· Tak perlu menyetrikanya
7. Vellux, awet dan ketahanan cuci yang baik
Vellux merupakan jenis selimut yang kerap tersedia di hotel. Selimut vellux berisi busa poliuretan tipis dan dikelilingi nilon mewah. Layaknya kain-kain sintetis lainnya, bahan vellux juga bersifat hypoallergenic, tahan terhadap pencucian dan menghangatkan tubuh dengan baik.
Itulah beberapa bahan yang digunakan sebagai bahan selimut. Kira-kira Sahabat Bahankain lebih suka selimut dari kain apa nih? Just tips nih, pilihlah selimut yang sesuai dengan kebutuhanmu. Jika kamu tinggal di tempat beriklim dingin atau menggunakan AC, maka belilah selimut berkarakter tebal. Sementara selimut tipis sepeti bahan fleece dan katun akan cocok untuk kamu yang tinggal di daerah cukup panas.
Jangan lupa, perhatikan kualitas bahan sprei sebelum memutuskan untuk membelinya. Pastikan kamu nggak salah beli ya!
Cari selimut berkualitas? Beli di Bahankain.id aja. Kami punya koleksi selimut dari beragam material dengan ketebalan bervariasi. Ada selimut lurik, selimut fleece hingga duvet selimut yang kerap ada di hotel-hotel berbintang.
Pengen tau wujudnya seperti apa? Langsung cek kategori home textile kami yuk!

Untuk detail, pemesanan dan
konsultasi silahkan hubungi Customer Service Bahankain.id via Whatsapp ya.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



