Mengenal Metode Cuci Kering Atau Dry Cleaning

Dry cleaning, tentu Sahabat Bahankain sudah tidak asing lagi dengan istilah ini bukan? Jika, dilihat dari asal katanya dry cleaning merupakan istilah dari bahasa Inggris yang berarti ‘cuci kering’. Eits, jangan salah paham dulu, metode cuci kering ini bukan berarti proses pencuciannya benar-benar dalam kondisi kering yaa.
Lalu, dry cleaning itu apa sih? Yuk, simak pembahasan berikut ini dan temukan jawabannya!
Apa Itu Dry Cleaning?Jadi, yang dimaksud dry cleaning adalah proses mencuci pakaian dengan memanfaatkan larutan kimia tertentu. Pada prinsipnya, proses ini tidak jauh berbeda dengan cara mencuci di rumah, hanya saja teknik dry clean ini memakai pelarut cair tanpa menggunakan air dan deterjen.

Biasanya teknik cuci kering ini dilakukan dengan pelarut minyak bumi yaitu Perchloroethylene (PCE) atau Tetrakloroetilena. Bahan-bahan kimia ini hampir tidak memiliki kandungan air sama sekali.
Sejarah Dry Cleaning
Pelopor metode pencucian dry cleaning adalah seorang pengusaha pakaian asal Amerika bernama Thomas L. Jennings. Penemu metode ini menamainya sebagai “gerusan kering”.
Di lain tempat, operator pewarna dari Perancis, Jean Baptiste Jolla mengembangkan metodenya sendiri dengan memakai minyak tanah dan bensin untuk membersihkan kain. Sejarahnya, di suatu malam, Jolly secara tidak sengaja menumpahkan lampu turpentin ke taplak meja. Setelah turpentin mengering, kain di tempat itu lebih bersih.
Akhirnya pada tahun 1845, Jean Baptiste Jolly memutuskan untuk membuka usaha dry cleaner. Inilah usaha cuci kering pertama di Paris dan menjadi titik awal perkembangan dry cleaning.

Sayangnya, penggunaan bensin dan minyak tanah dalam metode pencucian dry cleaning ini memunculkan kekhawatiran karena sifatnya yang sangat mudah terbakar. Selain itu, pelarut minyak bumi juga telah menyebabkan banyak kasus kebakaran serta ledakan yang menuntun pemerintah untuk membuat peraturan mengenai dry cleaning.
Hal ini pun menjadi titik awal pengembangan pelarut kimia Stoddard yang dilakukan oleh Willian Joseph Stoddard. Pelarut Stoddard ini menjadi alternatif pengganti bensin dengan sifat yang tidak lebih mudah terbakar.
Setelah perang dunia 1, pembersih kering mulai menggunakan bahan pelarut terklorinasi yang mampu meningkatkan daya pembersihan
Jenis pakaian yang wajib dicuci dengan dry cleaning

Metode dry cleaning sering digunakan untuk mencuci pakaian yang tidak tahan dengan zat kimia deterjen dan alur proses pencucian pada mesin cuci. Berikut ini beberapa bahan pakaian yang wajib dicuci dengan teknik dry cleaning:
· Setelan jas, blazer serta pakaian yang terbuat dari kain woll.
· Pakaian berbahan kain sutra
· Baju berbahan kulit dan suede
· Busana maupun perlengkapan rumah yang terbuat dari kain linen.
· Bahan pakaian yang berbulu (fur), seperti jaket atau sweater.
· Baju dengan detai yang rumit, seperti kebaya berpayet, sequin dan studs
· Pakaian yang terbuat dari bahan semi sintetis seperti viscose, lyocell, modal dan cupro atau Tencel.
· Terakhir ini yang jarang orang tau, yaitu pakaian dengan detail lipit atau baju plisket.
Kelebihan dan Kekurangan metode dry cleaning

Ingin mencoba jasa cuci kering atau dry cleaning? Sebaiknya Anda pelajari dulu kelebihan dan kekurangan dari metode ini. Metode dry cleaning yang kerap ditawarkan oleh laundry-laundry professional ini mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya yaitu:
1. Proses dry cleaning lebih cepat dibandingkan laundry biasa.
2. Jauh lebih ramah lingkungan karena cairan yang digunakan dapat didaur ulang.
3. Pakaian jadi lebih awet dan tidak mudah kusut.
4. Hasil pencuciannya lebih bersih.
5. Mengurangi kemungkinan penyusutan pada pakaian.
Disamping itu, dry cleaning juga memiliki kekurangan, salah satunya ialah harganya yang terbilang mahal. Selain itu, cairan yang digunakan untuk proses dry cleaning juga sangat mudah terbakar dan berpotensi menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Seperti iritasi kulit, gangguan neurologis atau sistem syaraf hingga pemicu kanker.
Melihat dampak yang cukup serius ini, Anda tentu harus berhati-hati dan tidak boleh terlalu sering memakai jasa dry cleaning. Untuk meminimalisir efek buruk dari dry cleaning, Anda bisa melakukannya sendiri agar kebersihan dan keamanan bahan pelarut menjadi lebih pasti.
Tips melakukan dry cleaning pada pakaian
Setelah tahu seberapa bahayanya bahan kimia dry cleaning, tentunya kita tahu bahwan teknik ini tidak bisa dilakukan terlalu sering. Ingat, segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik lho. Lalu, berapa kali sebaiknya kita memakai teknik cuci kering?

Nah, supaya hasilnya lebih memuaskan dan sesuai harapan, berikut ini jangka waktu yang bisa menjadi patokan untuk mencuci pakaian dengan metode dry cleaning:
1. Kebaya, gaun pengantin dan jas. Ketiga jenis pakaian ini biasanya hanya digunakan saat menghadiri acara-acara tertentu saja. Baik kebaya, gaun maupun jas merupakan jenis pakaian yang tidak mudah kotor karena pemakaiannya yang cukup singkat. Jadi, Anda bisa melakukan dry cleaning setelah 1 atau 2 kali pemakaian.
2. Blouse atau kemeja. Lain halnya dengan model pakaian ini yang hanya digunakan untuk personal saja. Oleh sebab itu, blus dan kemeja bisa dicuci dengan dry cleaning setiap 3 sampai 4 kali pemakaian.
3. Sweater dari bahan wol. Serat wol biasanya memiliki lapisan lilin yang mampu menghalangi penyerapan cairan pembersih. Lakukan dry cleaning pada sweater berbahan woll atau fur yang sudah dipakai 2 sampai 5 kali.
4. Rok dan celana. Keduanya boleh dicuci secara dry cleaning setelah 5 kali pemakaian.
Sekilas tentang metode cuci kering atau dry cleaning. Metode ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk mencuci pakaian yang terbuat dari bahan tertentu atau mempunyai tekstur dan struktur yang bisa berkurang kualitasnya jika dicuci dengan teknik biasa.
Yaa, walaupun harganya memang sedikit lebih mahal tapi kalau itu bisa menjaga pakaian agar tidak cepat rusak, kenapa tidak? Pada dasarnya dry cleaning memang sebuah metode khusus serta menjadi cara terbaik untuk merawat pakaian-pakaian berharga dan mahal.
Kain sutra asli menjadi satu diantara beragam jenis bahan yang harus dicuci dengan metode dry cleaning. Nah, jika Sahabat ingin membeli kain sutra asli untuk membuat gaun pengantin, blouse, kemeja, rok, mukena atau model pakaian lainnya, Sahabat bisa langsung cek koleksi Kain Sutra by BahanKain.id.
Sebagai situs belanja terpercaya, tentunya kami menjual bahan kain berkualitas tinggi dengan harga bersaing. Untuk detail produk serta pemesanan kain sutra, Anda bisa menghubungi kami melalui icon whatsapp ya.

Koleksi kain by Bahankain.id juga bisa Anda beli melalui Shopee dan Tokopedia di toko Mekar Jaya Tekstil. Cuss, langsung klik di bawah ini:
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



