BahanKain.id
BahanKain.id

Mengenal Jenis Kain Mori Untuk Bahan Baju

BahanKain
Mengenal Jenis Kain Mori Untuk Bahan Baju
Pengertian Kain Mori

Kain mori, kira-kira apa yang terlintas dalam benak Sobat Bahankain saat mendengar istilah ini? Kain pembungkus jenazah? Atau kain bahan untuk membatik? Sepertinya kebanyakan orang memang lebih mengenal mori sebagai kain untuk membungkus jenazah dan penuh dengan kesan mistis. Yaa, anggapan ini sebenarnya tidak salah, karena ada jenis kain mori yang memang dibuat khusus untuk kafan atau membungkus mayat.


Namun, ketika Sahabat berselancar di Internet atau terjun langsung dalam dunia tekstil maka Sahabat akan menemukan fakta seputar jenis serta kegunaan dan aplikasi kain mori yang sangat beragam. Jadi, pada dasarnya mori merupakan sebutan untuk kain blacu yang sudah melewati proses penghilangan kanji dan pemutihan sehingga sering disebut kain putihan.

Mori untuk Bahan Batik

Dalam dunia tekstil dan batik, kain mori atau putihan ini memang sangat populer sebagai bahan membatik, eco printing, jumputan, tie dye dan shibori. Warna putihnya membuat para pengrajin batik lebih mudah menggambar pola motif dan menorehkan lilin batik diatasnya.

Kain mori terutama mori katun menjadi salah satu kain yang sangat populer dan digemari oleh para pembatik. Sifat bahan katun yang sangat mudah menyerap cairan tentu sangat membantu dalam proses pencantingan. Selain itu, mori katun juga memiliki beragam tingkatan kualitas kain. Hal ini tentu mempermudah pemilihan kain batik sesuai dengan kebutuhan serta biaya produksi.


Misalnya untuk membuat batik cap, pembatik bisa menggunakan kain mori prima atau mori biru dengan kualitas sedang dan harga cukup terjangkau. Sedangkan untuk membuat batik tulis, pengrajin batik bisa memilih kain mori prima atau mori primis yang berkualitas tinggi.

Selain itu, kain putihan ini juga akan menghasilkan warna dan corak yang lebih tajam ketika digunakan untuk membuat kain eco print, jumputan, kain tie dye, shibori. Pada akhirnya, kain batik, ecoprint, jumputan, tie dye maupun shibori ini akan diolah menjadi beragam model pakaian baik untuk atasan, bawahan atau baju terusan (gamis, dress, dll). Kain mori dengan ketebalan yang tipis juga sangat cocok untuk bahan saringan tahu maupun coffee filter.

Baca Juga:

Sejarah Dan Penggolongan Kain Mori Katun

Ini berlaku untuk jenis kain mori yang terbuat dari serat alam atau kombinasi serat alam dan serat sintetis ya. Padahal jika dilihat dari bahan bakunya, jenis kain mori ini sangat beragam, ada mori katun, katun viscose, rayon, rayon blend, polyester, voal polyester, modal, shantung, linen rayon, mori TC (Tetoron Cotton) dan mori TR (Tetoron Rayon).

Sedangkan kain mori putihan yang berbahan dasar serat sintetis lebih sering diaplikasikan untuk bahan kain digital printing, spanduk, background foto atau layar tancap. Banyak juga yang menggunakan kain putihan untuk membuat kerajinan tangan, pakaian santai, baju meditasi, dan lain sebagainya.

Mori Untuk Bahan Baju

Mayoritas kain putihan memang cenderung tipis, jika ingin membuat baju dari kain mori maka Sahabat harus pandai-pandai memilih jenis bahan dan ketebalan. Atau kita juga bisa mengakalinya dengan penambahan kain furing. Salah satu contoh aplikasi kain mori secara langsung adalah pemilihan mori untuk baju meditasi.

Nah, untuk baju meditasi kita bisa menggunakan salah satu jenis mori yaitu kain linen rayon karena karakteristik kainnya yang lebih tebal dan kuat tetapi tetap breathable, fleksibel dan jatuh. Biasanya meditasi dilakukan di tempat-tempat tenang dan banyak angin seperti di luar ruangan atau satu ruangan yang dekat dengan alam bebas.

Baca Juga:

6 Langkah Proses Pembuatan Kain Dari Bahan Baku Sampai Menjadi Pakaian Siap Pakai

Desain baju meditasi juga dibuat longgar, entah bagaimana jadinya jika kita memakai baju meditasi yang tipis. Mungkin kefokusan kita akan sangat terganggu karena tiupan angin yang menyentuh badan atau bahkan menerbangkan buasana kita. Baju meditasi dari kain linen ini bisa menjadi pilihan terbaik untuk menikmati kenyamanan dan mendapatkan ketenangan dari proses meditasi itu sendiri.


Kembali ke kain mori ya. Tapi tau nggak, Sobat, sebenarnya kain mori adalah bahan dasar dari pakaian yang kita gunakan sehari-hari lho. Kain mori memang tidak bisa langsung digunakan untuk membuat pakaian karena masih berpotensi mengalami penyusutan (pengurangan ukuran). Dia harus melalui beragam proses finishing untuk bisa diolah menjadi berbagai model baju yang ada di pasaran.

Pengolahan kain mori ini dimulai dari proses penyempurnaan seperti mercerized, sanforized, calendarized dan dyeing atau printing. Output dari proses dyeing dan printing ini berupa bahan pakaian yang sering diperjualbelikan di toko-toko kain.  

Kain yang sudah dyeing atau printing akan melewati tahapan-tahapan proses manufaktur garmen baik dalam skala besar ataupun kecil. Manufaktur garmen diawali dari pembuatan desain dan pola, berlanjut ke proses cutting pola. Potongan pola tersebut kemudian masuk ke departemen jahit (sewing) hingga membentuk satu baju yang utuh.

Tak berhenti disitu saja, kain yang sudah berbentuk pakaian ini selanjutnya harus diproses lagi di bagian trimming untuk membersihan sisa-sisa benang jahit. Setelah itu barulah baju-baju ini dipacking dan didistribusikan ke pasaran.

Intinya, kain mori tak hanya digunakan untuk pakaian mayat atau pembungkus jenazah saja. Tetapi mori juga bahan untuk baju keseharian kita ya.

Sahabat sedang mencari supplier kain mori berkualitas untuk bahan baju? BahanKain.id adalah pilihan yang paling tepat. Disini kami tak hanya menjual kain mori saja lho, tapi ada bahan hilab dan pakaian dengan beragam pilihan warna.

Mau beli kain mori secara online yang lebih mudah? Klik DISINI.

Atau belanja kain langsung offline store BahanKain.id di Jalan Wates km 7,4, Balecatur, Gamping, Sleman provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jangan lupa konfirmasi dulu kedatangan Sahabat pada Customer Service kami yaa.


KAIN MORI PRIMA 2 BC

Spesial untuk Sahabat yang suka belanja ada di Shopee dan Tokopedia, Sahabat bisa kunjungi online store Mekar Jaya tekstil ya. Klik di bawah ini:

SHOPEE

TOKOPEDIA

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait