BahanKain.id
BahanKain.id

8 Jenis Zat Kimia Yang Sering Digunakan Dalam Industri Tekstil

BahanKain
8 Jenis Zat Kimia Yang Sering Digunakan Dalam Industri Tekstil

Dalam industri tekstil ada berbagai jenis bahan kimia yang sering digunakan. bahan-bahan kimia ini memiliki peran yang sangat penting terutama dalam proses finishing (penyempurnaankain). Bahan-bahan tersebut diantaranya adalah:

1.       Soda Api (NaOH)

NaOH atau Sodium hidroksida merupakan bahan kimia yang berbentuk butiran-butiran (100%) konsentrat. Bahan kimia ini ada juga yang berbentuk cair dengan konsentrasi yang bermacam-macam. Dalam industri tekstil bahan ini sering digunakan untuk:

·         Mengontrol pH

·         Sebagai bahan untuk fiksasi pewarna-pewarna yang bersifat reaktif seperti warna Indigo dan Naftol

·         Proses pengelantangan dengan hydrogen peroksida

·         Sebagai bahan penghilang kanji

·         Proses pemasakan kain kapas, rayon, dan polyester

·         Proses merserisasi pada kain katun

·         Proses pengurangan berat pada kain polyester

·         Penyempurnaan krep pada kain katun, polyester dan jenis-jenis kain lainnya

2.       Asam Klorida (HCl)

HCl merupakan cairan yang berwarna kekuning-kuningan yang identik dengan aroma yang menusuk dan bersifat korosif. Penggunaan HCl dalam industri tekstil antara lain:

·         Berperan sebagai saponifikasi (hidrolisis asam lemak) untuk warna Indigosol

·         Sebagai bahan untuk menghilangkan kanji pada kain

3.       Sodium Nitrit (NaNO2)

Bahan kimia satu ini berbentuk kristal putih sedikit kekuning-kuningan yang dapat larut dalam air. Senyawa sodium nitrit ini termasuk agen oksidasi yang kuat.

Penggunaan Sodium nitrit dalam industri tekstil yaitu sebagai bahan oksidasi pada pembentukan pewarna tangki (vat dye) Leuco menjadi bentuk yang tidak dapat dilarutkan (fiksasi)

4.       Hydrogen Peroksida (H2O2)

Bahan hydrogen peroksida mempunyai sifat oksidasi yang kuat dan termasuk agen pengelantangan yang terbaik, namun bahan kimia ini sangat mudah terbakar. Penggunaan H2O2 dalam industri tekstil yaitu:

·         Sebagai bahan untuk pengelantangan oksidatif pada katun

·         Bahan oksidasi pada pewarnaan menggunakan indigo dan pewarna tangka atau vat dyes.

5.       Sodium Ditionit (Na2S2O4)

Sodium ditionit atau Sodium hidrosulfit merupakan bahan kimia yang berbentuk bubuk kristal putih (seperti garam) yang memiliki aroma belerang. Bahan ini dapat larut dalam air dan dapat digunakan sebagai agen pereduksi yang berbentuk larutan encer. Penggunaan bahan ini dalam industri tekstil yaitu:

·         Pengelantangan reduktif pada kain katun

·         Reduksi pewarna tangka (vat dyes) dan indigo ke bentuk yang lebih mudah larut dalam air.

6.       Sodium Karbonat (Na2CO3)

Sodium karbonat ini merupakan bahan kimia yang berbentuk bubuk kristal putih. Kebanyakan orang lebih mengenalnya dengan soda abu. Peran bahan ini dalam industri tekstil antara lain:

·         Untuk menyeimbangkan pH pada bak pewarnaan

·         Memperbaiki kemurnian warna pada proses pewarnaan

·         Digunakan dalam proses penyempurnaan krep pada kain rayon.

·         Pemasakan kain wol dan sutra (degumming).

7.       Sodium Silikat (Na2SiO3)

Senyawa sodium silikat atau water glass ini merupakan bahan yang memiliki sifat alkali yang kuat. Dalam industri tekstil biasanya bahan ini digunakan untuk:

·         Fiksasi untuk zat-zat pewarna yang bersifat reaktif

·         Stabilisator dalam proses pengelantangan dengan bahan peroksida.

8.       Pewarna naftol dan pewarna reaktif

Pewarna naftol dan pewarna reaktif ini termasuk golongan senyawa Azo yaitu bahan kimia yang sangat berbahaya jika masuk ke tubuh manusia dan terakumulasi. Senyawa ini bisa mereduksi amina aromatic menjadi arylamines dan dapat mengakibatkan alergi pada kulit. Penggunaan pewarna naftol membutuhkan garam diazium dan natrium hidroksida untuk melekatkan zat warna kain pada proses penyempurnaan atau fiksasi warna. Sedangkan untuk fiksasi pada penggunaan pewarna reaktif membutuhkan natrium hidroksida dan alkali.

Itulah beberapa bahan kimia yang sering digunakan dalam industri tekstil. 

Sahabat bahankain sedang mencari supplier bahan kain yang berkualitas dengan harga yang bersaing? BahanKain.id bisa menjadi salah satu pilihan Anda. Kami menyediakan beragam jenis bahan kain mori yang sudah melalui tahapan penghilangan kanji, mulai dari katun, linen, shantung, voal, katun viscose dan bahan kain lain. Dengan ketebalan yang beragam membuat Anda akan lebih mudah menyesuaikannya dengan kebutuhan kain Anda.

Segera hubungi CS kami untuk mendapatkan info seputar bahan kain serta ketersediaan kain. Kami siap melayani pembelian dalam partai kecil maupun besar untuk produk-produk tertentu.

Nah, sahabat Bahankain bisa melihat dulu koleksi bahan kain kami disini.   

KAIN MORI PRUIMA 1 BM 

Atau kunjungi marketplace kami di:


Shopee

Tokopedia 

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait