PENTINGNYA PENGENDALIAN MUTU KAIN DALAM INDUSTRI PERTENUNAN

Pengendalian mutu merupakan usaha yang dapat dilakukan untuk memastikan bahwa suatu produk yang diproduksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku atau sesuai dengan permintaan. Pengendalian sendiri adalah suatu kegiatan atau usaha untuk menjamin supaya hasil dari pelaksanaan produksi sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan didalam perencanaan.
Pengendalian mutu dilakukan dengan cara:
- Menetapkan standar mutu dan biaya
- Melakukan koreksi apabila hasil produksi tidak sesuai dengan standar
- Usaha dalam perbaikan terhadap standar yang telah ada
Pada tingkat proses produksi pengendalian meliputi:
- Jenis bahan baku yang digunakan
- Banyaknya jumlah dan juga volume barang
- Tingkat mutu
- Biaya produksi
Waktu pengendalian dibedakan menjadi 3 macam,yakni:
1. Preventive Control (sebelum)
Pengendalian yang dilakukan sebelum proses produksi berlangsung dengan tujuan supaya pada saat proses produksi berlangsung dapat berjalan sesuai rencana. Pengendalian ini meliputi pengecekan terhadap rencana, pengecekan bahan baku, dan pengecekan terhadap tenaga kerja serta alat-alat untuk pendukung proses produksi
2. Monitoring Control (pada saat)
Pengedalian ini dilakukan pada saat proses produksi berlangsung dengan tujuan mengendalikan hasil sampai akhir, serta mendeteksi apabila terjadi penyimpangan selama proses produksi.
3. Represissive Control (sesudah)
Pengendalian yang dilakukan setelah proses produksi selesai dilakukan untuk mencegah penyimpangan pada proses berikutnya.
Berikut ini adalah macam-macam penggolongan mutu pada kain:
• Tingkat kehalusan kain
• Sifat fisik dari kain
• Design anyaman dan juga design struktur
• Design permukaan
• Ada atau tidaknya cacat kain
Penggolongan dari mutu pada kain ini salah satunya adalah Grading. Grading merupakan pengelompokkan hasil produksi kain menjadi beberapa tingkatan mutu dari yang paling tinggi hingga mutu yang paling rendah. Banyaknya cacat yang terdapat pada kain itulah yang menentukan apakah termasuk Grade A, B, C, dan C-.
Grading yaitu suatu hal yang sangat penting dalam penggolongan suatu mutu kain. Grading dilakukan setelah kain jadi atau setelah proses finishing.
Cacat kain merupakan kelainan yang tampak pada permukaan kain akibat dari mekanisme yang dapat menurunkan mutu kain. Selain itu cacat juga bisa disebabkan oleh faktor kesengajaan ataupun ketidaksengajaan yang dapat menyebabkan terjadinya cacat kain. Mulai dari segi bahan baku atau material, mesin, pekerja atau manusia, metode, sistem yang digunakan serta lingkungan.
Demikian artikel mangenai pentingnya pengendalian mutu kain dalam industri pertenunan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk anda.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



