BAHAN-BAHAN YANG DIGUNAKAN UNTUK PEMBUATAN LARUTAN KANJI DALAM PROSES SIZING

Proses sizing dalam produksi kain tenun merupakan proses untuk melapisi benang lusi menggunakan bahan-bahan kimia supaya benang tersebut tahan terhadap gaya gesek dan mampu untuk ditenun dengan baik, tanpa sering terjadinya putus lusi dan mendapatkan hasil produksi yang sesuai dengan yang diharapkan.
Dalam pembuatan larutan pelapis benang-benang tersebut, dibutuhkan bahan-bahan kimia khusus dan starch atau tepung dari pati-patian. Apa saja bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan larutan kanji ini? Berikut penjelasannya:
Bahan utama dalam pembuatan larutan kanji terdiri dari 4 komponen, yaitu:
- Bahan pelarut (air)
- Starch agents, yaitu bahan alami yang mengandung jenis pati-patian. Starch agen disini juga bisa berupa bahan pati alami yang sudah dimodifikasi
- Adhessive agent adalah bahan perekat buatan seperti PVA, Acrylic, dll
- Auxiliary agents, yaitu bahan-bahan pembantu lainnya seperti pelumas, anti jamur, bahan anti listrik statis, atau bahan anti busa.

Sumber : saka.co.id
Untuk lebih jelasnya mari kita ulas satu persatu:
- Bahan Pelarut/Air
Air merupakan bahan utama dalam pembuatan larutan kanji, penggunaan air disini dapat mencapai 75% dari total keseluruhan larutan obat kanji. Alangkah baik jika menggunakan air yang telah melewati proses softner dengan kesadahan yang rendah. Tujuannya yaitu tidak mempengaruhi stabilitas kekentalan atau reaksi unsur logam pada air dengan bahan kimia yang digunakan.
- Starch Agents
Terdapat banyak jenis pati-patian yang sering digunakan untuk proses penganjian, diantaranya:
- Pati jagung
- Pati gandum/terigu
- Pati tapioka
- dll
Masing-masing jenis pati-patian mempunyai kelebihan dan titik lemahnya. Stabilitas yang rendah sangatlah bergantung pada perubahan temperatur dan kecepatan untuk menggumpal (proses gellatinisasi), serta tingkat kesulitan dalam menghilangkan kanji.
Dari ketiga jenis contoh starch diatas, pati jagung mempunyai tingkat kestabilan yang tinggi. Lalu yang mempunyai kualitas kurang baik yaitu pati tapioca yang mempunyai harga yang murah. Pati ini biasanya digunakan oleh pabrik-pabrik dengan skala kecil.
- Adhessive Agent
Pada umumnya untuk bahan perekat ini menggunakan PVA ataupun Acrylic
· PVA
PVA merupakan kepanjangan dari Polyvinyl Alcohol. PVA ini dibuat dalam beberapa macam kekentalan dan kekuatan daya tarik serta daya lekat yang disesuaikan dengan kebutuhan dalam skala luas. PVA biasanya digunakan untuk bahan cat, bahan campuran kertas, dan bahan tekstil. Spesifikasi dan grade dari masing-masing jenis PVA ditentukan oleh dua hal, yakni oleh derajat polymerisasi dan tingkat hydrolisanya.
· Acrylic
Terdapat dua jenis acrylic yaitu acrylic powder dan acrylic liquid. Bahan ini mempunyai 2 fungsi yang penting pada proses penganjian, yaitu
mengikat dan mempersatukan semua bahan kanji (terutama antara starch dan PVA) menjadi suatu ikatan utuh. Acrylic bersifat menyerap air, sehingga benang yang terkanji mampu mengambil kandungan air dari udara yang humid untuk pencegahan timbulnya listrik statis. Dimana listrik statis ini dapat menyebabkan bulu-bulu pada benang berdiri dan menghambat peluncuran pakan kemudian benang terikat satu sama lain sehingga dapat mengakibatkan putus lusi
- Auxiliary agents
· Pelumas
Benang lusi pada saat dilakukan proses pertenunan akan mengalami sentuhan dan gesekan yang dapat mengurangi kekuatan benang. Oleh sebab itu benang harus dibuat lebih lembut dan licin, sehingga membutuhkan campuran bahan pelumas. Berikut ini adalah macam-macam bahan yang biasa digunakan untuk campuran dalam pembuatan obat kanji:
- pelumas yang terbuat dari lemak binatang seperti sapi
- pelumas yang terbuat dari tumbuahn seperti minyak kelapa
- pelumas yang terbuat dari alam lainnya seperti paraffin
- pelumas yang tebuat dari semi buatan seperti hydrogenated
Ciri-ciri pelumas yang baik adalah tidak berpengaruh pada warna, mudah larut pada air hangat, dan mudah dihilangkan pada proses berikutnya.
· Anti jamur
Penggunaan obat anti jamur pada pembuatan larutan kanji berfungsi melindungi kain dari jamur dan serangga. Maka pada proses pengajian (sizing) ditambahkan pada larutan obat kanji seperti mergal atau resista.
· Anti listrik statis
Obat anti listrik statis ditambahkan pada saat proses pembuatan larutan kanji agar benang-benang lusi yang bergesekan pada saat proses pertenunan tidak menimbulkan electro static yang dapat menghambat proses pertenunan.
· Anti busa
Penambahan obat ini bertujuan agar larutan kanji yang ada didalam size box tidak terdapat busa yang dapat mengganggu proses sizing. Akibat dari terdapatnya busa pada size box adalah:
- Pengukuran viskositas dan kekentalan yang kurang akurat
- Benang tidak cukup menyerap zat kanji karena yang terserap adalah gelembung-gelembung udara untuk PVA jenis ini harus ditambah zat anti busa. Oleh karena itu pada saat pembelian PVA harus teliti apakah sudah mengandung defoamer atau belum.
Demikian adalah artikel mengenai bahan-bahan yang digunakan pada saat pembuatan larutan kanji pada proses sizing. Semoga informasi tersebut dapat bermanfaat untuk anda.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



