6 JENIS BAHAN BAKU UNTUK MEMBUAT PRODUK TEKSTIL

Bahan baku merupakan suatu bahan yang akan digunakan untuk membuat suatu produk, dimana dari bahan tersebut secara menyeluruh akan tampak pada hasil produk jadinya. Dalam produk tekstil bahan baku yang diolah akan menghasilkan kain grey atau kain mentah, bahan baku dari pembuatan kain grey ini adalah benang. Benang merupakan susuna dari serat-serat yang teratur yang tercipta dari proses pemintalan. Jenis benang yang digunakan untuk produk tekstil sangatlah beragam, kali ini kita akan membahas 6 macam jenis benang yang pada umumnya sering dijadikan bahan baku untuk pembuatan kain grey:
- Benang cotton
Benang cotton adalah benang yang terbuat dari serat alam yang dihasilkan dari biji kapas. Ciri-ciri dari benang kapas ini adalah mempunyai warna kecoklatan, mudah terputus namun apabila dalam kondisi basah kekuatannya dapat meningkat kurang lebih 10%, mempunyai sifat menyerap air, apabila dilakukan proses pembakaran berbau seperti kertas yang terbakar, nyala api meneruskan pembakaran, sisa pembakaran meninggalkan abu yang halus, asap pembakaran berwarna putih, dan juga mudah kusut.
- Rayon
Benang rayon adalah benang yang terbuat dari serat alam yakni serat yang diambil dari pohon pinus. Ciri-ciri dari benang rayon adalah berwarna putih , mudah putus, menyerap air jika dilakukan proses pembakaran menimbulkan bau seperti kayu yang terbakar serta nyala api menerusakn pembakaran.
- Polyester
Benang polyester adalah benang yang terbuat dari serat buatan yaitu campuran antara asam tereftalat dan juga glikol. Ciri-ciri dar benang polyester adalah mempunyai sifat hidrofobik, mempunyai ketahanan panas sampai 200°C dan akan meleleh pada suhu 250°C, benang polyester akan stabil pada pencucian didalam proses heat setting, benang polyester mempunyai warna putih, tidak mudah putus, apabila dilakukan proses pembakaran mempunyai bau seperti plastik yang terbakar

Sumber : glosiran.com
- Texture
Benang texture adalah benang yang terbuat dari serat yang diproses dengan metode texturizing yang membuat terjadinya gelombang-gelombang kecil yang bersifat permanent pada permukaan benang atau biasa disebut dengan istilah crimp. Cirri-ciri dari benang texture adalah mempunyai warna yang putih mengkilap, kemudian didalam keadaan basah kekuatan benang akan meningkat, tidak mempunyai twist, pada saat dilakukan pembakaran asap pembakaran berwarna hitam dan hasim dari pembakaran berupa abu yang menggumpa.
- Tetoron rayon
Benang tetoron rayon merupakan benang yang terbuat dari bahan campuran serat alam dan juga serat buatan yakni serat polyester dan juga serat rayon dengan menggunakan perbandingan tertentu. Ciri-ciri dari benang tetoron rayon ini adalah memiliki warna yang putih, tidak mudah terputus, pada saat dilakukan pembakaran akan berbau seperti plasti yang terbakar, hasil dari sisa pembakaran adalah berupa abu yang menggumpal.
- Tetoron cotton
Benang tetoron rayon adalah benang yang terbuat dari campuran antara serat polyester dan juga serat cotton dengan menggunakan perbandingan tertentu. Cirri-ciri dari benang tetron cotton adalah berwarna putih kecolatan, tidak mudah terputus, pada saat dilakkan pembakaran akan mengeluarkan asap berwarna putih dan akan meninggalkan abu yang menggumpal.
Keanekaragaman jenis benang dan juga ciri-ciri yang dimiliki dari setiap benang, akan menghasilkan jenis kain yang memiliki kelebihan masing-masing, Demikian artikel mengenai 6 macam bahan baku untuk membuat produk tekstil, semoga informasi tersebut dapat bermanfaat untuk anda.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



