5 Tips Membuat Kain Printing dan Painting Untuk Hasil Lebih Tahan Lama

Membuat baju printing dan painting memang gampang-gampang susah. Tak jarang produk yang dihasilkan juga kurang memuaskan dan tidak tahan lama. Hal itu dapat terjadi karena persiapan kain dan penggunaan bahan pewarna yang tidak tepat, sehingga bahan pewarna cepat memudar.
Ingin hasil printing dan painting lebih tahan lama? Berikut ada beberapa tips untuk mendapatkan hasil printing dan painting yang lebih tahan lama:
1. Pengolahan bahan yang tepat
Langkah pertama untuk membuat printing atau painting yaitu memilih bahan kain yang tepat dan mengenali karakteristik dari kain tersebut. Jangan memilih kain dengan lapisan khusus seperti tahan air, tahan kusut, lapisan press permanen.
Pastikan kain yang akan digunakan sudah melalui proses pencucian dengan benar. Sehingga kain tersebut sudah terbebas dari semua bahan kanji, getah atau bahan lain yang dapat mengganggu penyerapan warna.
Gunakan deterjen dan washing soda untuk mencuci kain dan jangan gunakan pelembut dalam proses pencucian. Pelembut akan meninggalkan zat pelembut pada permukaan dan menghambat proses painting atau printing.
Untuk kain dengan kandungan serat sintetis 50% atau lebih, cukup mencucinya dengan deterjen. Jangan merebusnya.
Pada teknik sublime printing, gunakan semprotan untuk mendapatkan warna yang lebih dominan. Diamkan kain dengan cara diangin-anginkan selama 3-4 hari setelah kain di printing atau painting. Pastikan kain tidak terkena air ataupun sinar matahari langsung.

Sumber:printkainmu.com
2. Pencucian dengan air dingin.
Jika cat sudah benar-benar kering (setelah didiamkan selama 3-4 hari), cucilah kain dengan air dingin dengan campuran sedikit cuka. Penggunaan cuka ini berperan sebagai penguat dan pengunci warna serta menghilangkan aksen warna yang tidak perlu. Jangan menggunakan air panas, karena dapat memudarkan warna.
3. Gunakan setrika atau panas bertekanan
Gunakan alat setrika atau pemanas bertekanan untuk lebih merekatkan dan membuat warna lebih permanen. Lakukan proses ini dibalik permukaan kain printing dan painting. Pertama, sesuaikan suhu setrika, kemudian tekan setrika selama 2-3 menit. Ingat, suhunya jangan terlalu panas ya.
4. Penguatan printing dengan steam fixing.
Sejauh ini steam fixing merupakan metode terbaik untuk set (mengukuhkan) warna. Cara ini dapat dilakukan dengan menggunakan pressure cooker. Pertama-tama tuangkan air secukupnya pada panci. Kemudian tempatkan dudukan, agar kain tidak terkena air.
Setelah itu kain digulung pada absorbent paper lalu letakkan pada satu wadah. Kemudian lapisi permukaan wadah dengan aluminium foil. Setelah itu, tutup alat pressure cooker nyalakan api sedang dan tunggu sampai 45 menit.
Selanjutnya kain dicuci kain dengan air dingin dan setrika kain saat keadaan kain hampir kering dan sedikit lembab.
5. Penggunan bahan pewarna yang tepat.
Untuk kain dengan campuran sintesis lebih dari 50%, proses fiksasi tidak dapat dilakukan menggunakan pressure cooker. Sehingga cukup mengoleskan fiksat diatas cat, diamkan selama 1 jam lalu bilas dan kain pun siap digunakan. Sayangnya metode ini kurang disukai karena sifatnya dapat menggantikan cat.
Selain pengolesan, proses fiksatif juga dapat dilakukan dengan menggunakan fiksatif sebagai larutan bilas. Proses dilakukan dengan mencelupkan kain dalam larutan kimia, diaduk sebentar kemudian kain dikeluarkan dan dibilas dengan air dingin. Setelah itu kain bisa langsung dicuci menggunakan deterjen, dibilas lalu dikeringkan.
Nah, itulah beberapa tips untuk mendapatkan hasil printing dan painting lebih tahan lama.
Ingin membeli bahan kain untuk printing ataupun painting? Percayakan kebutuhan kain anda pada kami. Dapatkan berbagai jenis bahan kain dengan kualitas terbaik dan harga bersaing hanya di Bahankain.id. Untuk cek koleksi Bahankain.id silahkan klik keterangan gambar di bawah ini atau klik disini.

Belanja lebih praktis, cepat, dan mudah melalui :


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



