BahanKain.id
BahanKain.id

Mengenal 7 Tahapan Proses Pengolahan Serat Rami

BahanKain
Mengenal 7 Tahapan Proses Pengolahan Serat Rami

Rami atau Boehmeria nivea adalah tanaman tahunan tumbuh di negara beriklim tropis seperti Indonesia. Terkenal sebagai tanaman serba guna karena setiap bagian pohon rami dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Daun rami bisa diolah menjadi kompos dan pakan ternak, kayunya bisa dipakai untuk kayu bakar, dan serat dari kulitnya pun bisa digunakan sebagai bahan serat.


Sumber : kompas.com

Nah bagaimana sih pengolahan serat pohon rami?. Sebelum diolah, rami harus dipanen terlebih dahulu. Tanaman rami dipanen setelah berusia 6 bulan dan tingginya sudah mencapai 2 meter dengan diameter sebesar jari orang dewasa. Pamanenan dilakukan dengan cara memangkas bagian pangkal dari batang rami. Selanjutnya berikut adalah beberapa tahapan pengolahan serat rami :

            

Sumber antiserangga.id

1.       Dekortisasi

Setelah pemanenan batang pohon rami akan memasuki proses dekortisasi. Pengertian dari dekortikasi yaitu proses memisahkan kulit rami dengan batangnya. Proses ini dilakukan dengan menggaris batang rami secara memanjang menggunakan ujung pisau. Kemudian kulit dibuka dan ditarik dari batang. Proses dekortisasi bisa dilakukan secara manual dan  menggunakan mesin.

2. Degumming

Degumming adalah proses menghilangkan sisa gum dan pektin yang menempel pada serat. Struktur kasar dari serat rami disebabkan oleh tingginya kandungan gum dan pektin.  Proses degumming dilakukan dengan memasak larutan alkali menggunakan china grass dengan konsentrasi 25-30%, selama beberapa jam. Larutan alkali dibuat dengan campuran NaOH 0,5%, Na2CO3, NA-tripolifosfat 3%, dan juga bahan pembasah sebanyak 3%

3. Pemutihan dan penghalusan

Setelah gum dihilangkan serat masih kekuningan atau agak kecoklatan. Hal ini membuat serat agak sulit diolah lebih lanjut dengan warna lain. Oleh sebab itu, tahapan pengolahan serat rami selanjutnya adalah pemutihan. Proses ini dilakukan merendam serat pada bahan pemutih seperti senyawa klorin (ca-hipoklorit atau na-hipoklorit) atau hidrogenperoksida (H202) dengan suhu 50 derajat celcius selama 1 jam. Setelah itu, serat dicuci dan dikeringkan.

Tahapan selanjutnya adalah penghalusan atau softening serat. Proses ini dapat dilakukan secara mekanis ataupun secara kimiawi. Tujuan dari proses ini adalah untuk  mempermudah proses pemintalan dan pertenunan serat rami. 


Sumber : antiserangga.id

4. Pelurusan serat

Pelurusan serat rami dilakukan secara mekanis menggunakan alat bernama brushing machine. Tujuan dari proses ini yaitu meluruskan serat-serat untuk mempermudah pengolahan dan memperbaiki kualitas. 

5. Pemotongan Serat

Setelah proses peurusan, serat dipotong menjadi sepanjang serat kapas dan juga serat polyester yang lain.

6. Penguraian bundel

Tahapan akhir pada proses pengolahan serat rami adalah penguraian bundel. Proses ini dilakukan agar serat rami dapat dipintal dan dicampur dengan serat yang lain. 


Nah, itulah beberapa tahapan pengolahan serat rami. Cukup rumit memang, tapi kualitas yang dihasilkan tentu sebanding. 

Ingin membeli bahan blazer, outer atau jas dengan beragam pilihan? Bahankain.id mempunyai berbagai jenis kain berkualitas dengan harga yang bersaing. Sahabat bahan kain juga bisa berkonsultasi lebih dulu lho.  Cek koleksi Bahankain.id dengan klik keterangan gambar di bawah ini atau klik disini



KAIN BLACU RAMILOOK 2Belanja lebih mudah dan praktis melalui marketplace kami di :


Shopee

Tokopedia 

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait