PROSEDUR PENGAMBILAN SAMPEL SPESIMEN UNTUK PEMERIKSAAN RAPID TEST ANTIGEN

COVID-19 merupakan penyakit infeksi saluran pernafasan akut. Saat ini pasien yang terinfeksi virus corona ini merupakan sumber utama penularan, orang yang terinfeksi tanpa gejala juga dapat menjadi sumber penularan. Berdasarkan dari penyelidikan epidemiologi pada saat ini, masa inkubasi virus adalah 1 sampai 14 hari. Manifestasi utama dari covid-19 ini adalah meliputi demam, kelelahan, batuk kering. Hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan, dan diare juga ditemukan dari beberapa kasus. Maka dari itu pemeriksaan dini untuk terjadi penularan covid-19 sangat perlu dilakukan , saat ini sudah terdapat pemeriksaan cepat untuk mendeteksi seseorang sedang terinfeksi covid-19 atau tidak. Pemeriksaan rapid test antigen yang saat ini banyak digunakan untuk mendeteksi seseorang terpapar virus atau tidak, selain hasil yang didapat cepat, akurat, untuk segi biaya juga relatif terjangkau.
Spesimen yang diperoleh lebih awal selama gejala akan mengandung titer virus yang tertinggi, dari spesimen yang diperoleh setelah 5 hari gejala lebih mungkin menghasilkan hasil yang negatif. Apabila dibandingkan dengan uji RT-PCR, penanganan dan pengambilan spesimen yang tidak tepat dapat memberikan hasil yang salah. Oleh karena itu, pelatihan pengambilan kualitas spesimen sangat dianjurkan mengingat pentingnya kualitas spesimen untuk mendapatkan hasil pengujian yang akurat.
Berikut ini adalah prosedur pengambilan sampel spesimen usap nasofaring untuk rapid test antigen:
- Keluarkan kapas dari kemasan
- Posisikan kepala pasien miring ke belakang sekitar 70°
- Masukkan kapas melalui lubang hidung yang sejajar dengan langit-langit (tidak ke atas) sampai resistensi ditemui atau jarak tersebut setara dengan jarak dari telinga ke lubang hidung pasien, menunjukkan kontak dengan nasofaring. Gosok dan gulung dengan lembut lalu putarlah usap. Biarkan kapas ditempatnya selama beberapa detik sampai menyerap sekresi.
- Lepaskan kapas secara perlahan-lahan sambil memutarnya. Spesimen dapat dikumpulkan pada kedua sisi menggunakan cara usap yang sama, akan tetapi tidak perlu mengumpulkan spesimen dari kedua sisi jika ujung swab sudah penuh dengan cairan dari koleksi pertama. Apabila terdapat penyumbatan menciptakan kesulitan dalam mendapatkan spesimen dari satu lubang hidung, maka gunakan kapas yang sama untuk mendapatkan spesimen lubang hidung lainnya.
Prosedur pengambilan sampel spesimen usap hidung:
- Sambil memutar kapas dengan lembut, masukkan kapas sekitar 2,5 cm (i inci) ke dalam lubang hidung sampai resistensi bertemu di turbinat
- Putarlah kapas secara perlahan-lahan beberapa kali ke dinding hidung dan ulangi di lubang hidung lainnya menggunakan kapas yang sama
Prosedur pengambilan sampel spesimen usap orofaring adalah dengan cara memasukkan kapas kedalam faring posterior dan area tonsil. Gosoklah kapas secara perlahan-lahan pada pilar tonsil kemudian pada orofaring posterior, hindari untuk menyentuh lidah, gigi dan juga gusi.
Nah, berikut beberapa prosedur pengambilan sampel spesimen untuk pemeriksaan rapid test antigen. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para sahabat bahankain.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



