BahanKain.id
BahanKain.id

Istilah-Istilah Dalam Dunia Fabric (Bagian 8)

BahanKain
Istilah-Istilah Dalam Dunia Fabric (Bagian 8)

Di dalam dunia fabric kita sering kali menemukan istilah-istilah yang masih terdengar asing, ditelinga kita, pada kesempatan kali ini akan membahas mengenai berbagai macam istilah-istilah masih terdengar asing ditelinga kita, di artikel kali ini akan membahas berbagai macam istilah-istilah yang terdengar asing ditelinga kita, pada kesempatan sebelumnya kita juga sudah membahas beberapa istilah-istilah dalam fabric, yuk kita lanjutkan:

1.      Kapas

Serat alam dari tumbuhan yang mempunyai berbagai keunggulan dari segi kenyamanan dalam pemakaian serta kemudahan untuk diwarnai. Dimana ada keunggulan pasti juga terdapat kekurangan, kekurangan dari kain dan garment ini adalah yang terbuat dari kapas adalah sifat ketahanan kusutnya yang rendah, sehingga perlu penyetrikaan. Penyerapan lembab yang baik pada kain dan garment kapas menyebabkan kemudahannya dalam penyerapan noda-noda kotoran.

·         Kain kapas menjadi trend fashion saat ini adalah kain Denim yang dicelup dengan zat warna indigo dan bejana serta belerang memberikan sifat ketahanan pencucian yang baik dan ketahanan sinar matahari cukup baik.

·         Untuk kain kapas yang dicelup atau dicap dengan zat warna reaktif mempunyai ketahanan luntur warna yang baik terhadap gosokan dan cucian serta mempunyai kilau yang sangat baik daripada zat warna direk yang mempunyai ketahanan yang lebih rendah.

·         Kain batik umumnya dicelup dengan zat warna azo yang ketahanannya terhadap cucian, dan sinar baik, namun ketahanan gosoknya rendah.

Kain dan garment kapas dapat dicuci dengan sabun atau detergent dan dengan pencucian kimia (dry-cleaning). Ketahanannya terhadap zat pengelantang cukup baik, pemakaian berlebih perlu dihindari karena dapat menyebabkan penurunan terhadap kekuatan.

2.      Katun Organik

Serat kapas yang diperoleh dari pohon tanpa pemberian pestisida

3.      Knitting

Proses pembuatan kain dengan membentuk jeratan-jeratan dengan hasil    akhirnya dapat berupa kain rajut atau bahan pakaian atau barang jadi (kaus kaki, sweater). Pada umumnya satuan dari kain knitting yang dinilai dari beratnya. Konversi berat kain knitting diperoleh dengan cara:

(lebar kain x berat kain/gsm) : 1000 x berat kain yang hendak dihitung dalam   yards, 43,05

4.      Lace

Anyaman renda yang dibentuk dari jeratan-jeratan benang tunggal

5.      Linen

Jens kain yang dihasilkan dari jenis serat alam flax, sifatnya adalah  memiliki   daya serat yang tinggi.

6.      Lurex

Jenis kain dengan benang metalik

7.      Lycra

Jenis serat elastic yang merupakan trade mark dari DuPont yang memiliki    stretch dan recovery setelah stretch yang baik

Demikian ulasan mengenai istilah-istilah dalam dunia fabric, semoga informasi tersebut dapat berguna, bermanfaat, dan dapat menambah wawasan Anda.

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait