Istilah-Istilah Dalam Dunia Fabric (Bagian 7)

Didunia fabric kita sering kali menemukan istilah-istilah yang masih terdengar asing dan apa maksud dari istilah tersebut. Artikel kali ini akan membahas berbagai macam istilah-istilah yang terdengar asing ditelinga kita. Pada artikel-artikel sebelumnya juga sudah membahas sedikit banyak mengenai topic ini, yuk kita lanjutkan:
- Garment-dyed
Pewarnaan yang dilakukan langsung pada pakaian atau barang jadi
- Grade
Kualitas serat atau kain yang menjadi dasar penilaian kualitas pada grading. Grading pada kapas wol atau serat lainnya didasarkan atas panjang, kekuatan, kerataan dari stapel dan sebagainya. Grading pada kain, didasarkan atas cacat lusi/pakan, pakan loncat, lusi putus, salah anyaman dan sebagainya.
- Gabardine
Kain tenun dibuat dari wol (atau dicampur dengan serat lain) dipakai untuk jas hujan (dari kapas) atau untuk setelan (dari wol), dengan efek lusi berupa anyaman keper dengan kemiringan 45° atau 63° tetal lusi dua kali lipat dari tetal pakan.
- Gray
Sering kali ditulis grey dan disebut juga greige, yaitu istilah yang digunakan untuk menyatakan keadaan kain tenun atau rajut yang belum mengalami proses persiapan penyempurnaan (pretreatment) sehingga tidak dapat langsung dicelup maupun dicap.
- Gray Heather
Campuran warna abu-abu dengan putih seperti titik-titik putih dalam warna abu-abu
- Gray-scale
Disebut juga standar skala abu-abu, digunakan untuk menilai (mengevaluasi) perubahan warna pada pengujian tahan luntur warna. Nilai antara 1-2, 2-3, 3-4, dan 4-5 juga staining scale sebagai pasangan dari gray scale
- Heat Transfer Printing
Teknik pencapan/printing atau memindahkan desain dari kertas ke permukaan kain dengan menggunakan panas dan tekanan
- Heather Blend
Kombinasi warna untuk membentuk warna melange (campuran serat berwarna dan putih)
- Herringbone Twill
Jenis anyaman kain seperti tulang ikan (efek zig zag) dengan mengganti-ganti arah twill
- Intarsia
Pola geometric yang dibentuk dengan rajutan dari benang dengan beberapa warna. Dapat kita lihat pada contoh pola geometric dikaos kaki dan sweater
- Interlining
Kain ringan yang biasa digunakan untuk lapisan dalam kain
- Jacquard
Metoda pertenunan yang ditemukan oleh J.M Jocquard yaitu metoda pembukaan mulut lusi menggunakan jarum untuk setiap helai benang lusi sehingga dimungkinkan untuk membuat motif yang rumit dan biasanya mempergunakan kartu-kartu untuk membentuk desain yang di inginkan.
- Jersey
Anyaman rajut sederhana dan dibentuk dengan mesin rajut bundar
- Jute
Jenis serat kasar berwarna coklat yang berasal dari tumbuhan. Umumnya dipakai sebagai alas/dasar karpet, karung goni.
Semoga artikel kali dapat bermanfaat dan berguna untuk Anda dalam menambah informasi mengenai istilah-istilah yang ada didalam dunia fabric.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



