BahanKain.id
BahanKain.id

Mengenal Color Defect Dalam Industri Tekstil

BahanKain
Mengenal Color Defect Dalam Industri Tekstil

Color Defect atau biasa juga disebut dengan cacat warna dapat berupa ketidakrataan (unever) hasil pencelupan seperti tailing, spot, dots dan bleeding (sharpness) hasil printing. Cacat warna lainnya adalah deviasai warna antar batch seperti lebih muda, lebih tua maupun perubahan warna.

Belang (uneven color) dapat terjadi secara merata atau sebagian atau dapat pula terjadi karena tailing yaitu warna belang merata dari warna tua sampai muda.

  • Crease Mark atau Cacat Lipatan yang Permanen yang Disebabkan Oleh Teknik Celupan yang Tidak Baik

Cacat yang menunjukkan adanya cacat garis sepanjang kain yang permanen. Cacat ini dapat disebabkan oleh benang lusi berbeda. Perbedaan dapat terjadi karena nomer benang, jenis benang, twist yang tidak sama atau gabungannya. Cacat yang disebabkan oleh benang pakan menyebabkan pewarnaan yang berbeda secara berulang.

Cacat bintik atau titik-titik pada kain yang terjadi pada seluruh atau sebagian permukaan kain hal ini dapat disebabkan karena adanya neps, slub, pills dan lainnya.

  • Spots dan Dots

Pemeriksaan spot dan dots dilakukan secara visual dengan cara memeriksa langsung adanya noda pada desain printed dyed fabric.

  • Bleeding

Pemeriksaan bleeding dilakukan secara visual dengan cara memeriksa langsung adanya noda bleeding (blobor) pada desain printed fabric.

  • Tailing

Pemeriksaan tailing dilakukan secara visual dengan cara memeriksa langsung perbedaan warna sepanjang permukaan dyed fabric atau dengan cara memeriksa adanya perbedaan warna kedua ujung dyed fabric yang dipertautkan.

  • Deviasi Warna

Pengujian deviasi warna berupa warna yang lebih muda dan tua maupun perbahan corak warna dilakukan dengan cara mengukur reflektansi cahaya dari kain (spesimen kain) pada panjang gelombang maksimal menggunakan spectrophotometer. Nilai refelektansi ditransformasikan menjadi ∆ E sehingga dapat diketahui perbedaan warnanya dan digambarkan menjadi kurva reflektansi sehingga dapat diketahui adanya perubahan hue melalui perbedaan bentuk kurva.

Cacat warna yang terdapat pada kain sangat berdampak pada biaya  produksi yang dikeluarkan, apabila kain tersebut merupakan pesanan dari customer dapat mengakibatkan kehilangan kepercayaan customer pada produk yang dihasilkan di kemudian hari. Oleh sebab itu, terjadinya cacat-cacat kain terutama cacat warna harus sangat dihindari dan sangat diperhatikan pada saat pengerjaan proses produksi kain tersebut, agar kerugian-kerugian yang dapat timbul dari cacat kain dapat diminimalkan sedikit mungkin.

 

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait