Jenis-Jenis Cacat Kain (Fabric Deffect)

Cacat kain merupakan hal yang harus diperhatikan, karena cacat kain ini sangatlah menentukan kualitas mutu kain (fabric grade). Semakin banyak ditemukannya cacat kain maka semakin menurun juga kualitas kain yang dihasilkan itu sendiri, cacat kain dapat ditentukan dari beberapa faktor terutama yakni dari mesin, manusia, dan juga dari bahan baku itu sendiri.
Berikut adalah beberapa jenis-jenis cacat kain yang biasanya terjadi :
- Pakan Jarang
Cacat pakan jarang disebabkan oleh adanya variasi tetal pakan (picks density) pada kain, sehingga pada kain kelihatan benang-benang pakan kadang rapat kadang jarang. Setelah kain ini dilakukan proses pencelupan (dyed) akan menyebabkan cacat warna gelap–terang (light anda dark fillng shade bands), yaitu pada bagian yang tetal pakannya tinggi (rapat) warna akan terlihat lebih terang dan pada bagian yang tetal pakannya rendah (jarang) warna akan terlihat lebih gelap.
- Lusi Jarang
Cacat ini disebabkan oleh adanya kumpulan benang lusi yang jarang (tetal lusi/warp density pada daerah tersebut berbeda dengan yang lain), sehingga akan menimbulkan seperti garis pada sepanjang kain. Setelah melewati proses pencelupan warna, akan menyebabkan cacat garis lusi jarang sepanjang kain.
- Filling Streak and Slubs
Cacat ini dapat disebabkan oleh benang pakan yang sangat tidak rata (adanya thin and thick places) dan adanya slubs pada benang pakan, sehingga pada kain kelihatan garis-garis pakan dan slub yang panjangnya bervariasi.
- Kain Berlubang
Cacat kain ini dapat disebabkan oleh proses bakar dulu (singering) pada kain yang memiliki cacat pakan jarang, sehingga dapat menimbulkan lubang-lubang kecil terbakar kearah lebar kain dan letaknya tidak beraturan.
- Floating Ends
Cacat ini disebabkan adanya kesalahan pada proses pencucukan lusi yang menyebabkan adanya benang-benang lusi yang tidak teranyam dengan sempurna, sehingga menimbulkan cacat benang-bennag lusi keluar (tidak teranyam) pada beberapa bagian sepanjang kain.
- Kain Berlubang Kecil (bekas jarum ring tempel)
Cacat ini disebabkan oleh jarum-jarum pada ring temple yang terlalu kasar yang menyebabkan adanya benang-benang lusi dan pakan pada pinggiran kain terputuskan oleh jarum, sehingga menimbulkan cacat lubang-lubang kecil pada pinggir kain.
Demikian informasi mengenai jenis-jenis cacat kain (fabric defect), semoga informasi tersebut dapat bermanfaat untuk Anda, menambah pengetahuan dan petunjuk untuk Anda agar dapat membantu untuk mengecek pada saat anda ingin membeli suatu kain.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



