BahanKain.id
BahanKain.id

Melihat Tingkat Mutu Kain Berdasarkan Pada Cacat Dalam Struktur Kain

BahanKain
Melihat Tingkat Mutu Kain Berdasarkan Pada Cacat Dalam Struktur Kain

Tingkat mutu kain (fabric grade) pada umumnya dinilai berdasarkan cacat kain secara struktur maupun warna. Dalam tingkatan mutu kain atau yang biasa dikenal dengan istilah fabric grade akan dinilai grade kain berdasarkan banyaknya cacat kain yang terdapat didalam kain tersebut.

Cacat struktur kain adalah penilaian cacat kain secara struktur dilakukan dengan cara memeriksa kain (inspecting machine). Cacat mayor (major defect) adalah cacat yang dapat diperbaiki sedang cacat minor (minor defect) adalah defect atau cacat kain yang masih mungkin dapat diperbaiki. Grade fabric dinilai berdasarkan jumlah dan macam cacat kain.

Pada umumnya Accepted Quality Standard (AQL) yang biasa digunakan adalah dengan menggunakan System Point yang menghitung tingkat mutu kain atas dasar jumlah point kesalahan yang ditemukan .

Beberapa jenis penghitungan point adalah sebagai berikut:

SISTEM 4-POINT

Cacat dinilai sebagai berikut:

·         Sampai 7,5 cm     1 point (minor)

·         7,5 -15 cm              2 points

·         15 - 23 cm              3 points

·         23 - 30 cm             4 points

Rata-rata kesalahan dari setiap lot yang tidak melebihi 20 – 25 point per 100m kain yang diperiksa. Namun sampai pada 30 – 35 point per 100m masih dapat diterima sebagai toleransi.

SISTEM 6-POINT

Cacat pada permukaan yang lebih luas dan alokasi point sebagai berikut:

  • Up to 25 cm      1 points
  • 25 - 49 cm        2 points
  • 50 – 74 cm        3 points
  • 75 – 99 cm       4 points
  • 100 – 124 cm     5 points
  • 125 – 150 cm     6 points

Rata-rata kesalahan dari setiap lot yang tidak melebihi 24 – 26 point per 100m kain yang diperiksa dengan angka toleransi pada 30 – 32 points masih dapat diterima.

SISTEM 10-POINT SYSTEM (VISUAl EXAMINATION)

System ini lebih dikenal untuk fabric inspection dengan lebar kain diatas 170 cm.

Penilaian terhadap defect sebagai berikut :

  • Continuous defect in warp direction   10 points/m
  • Full width defect                                10 points
  • Half width defect                               5 points
  • Quarter width defect                        3 points
  • 2,5 to 6,5 cm defect                          2 points
  • Up to 2,5 cm defect                           1 points

Rata-rata nilai kesalahan tidak melebihi 28 – 30 points per 100m kain yang diperiksa dengan angka toleransi 38 – 40 point per 100m masih dapat diterima.

Agar dapat menghasilkan kain yang berkualitas tinggi, untuk itu perlu dilakukan kendali mutu kain dengan tujuan untuk mengetahui kualitas kain, dan dengan cara melakukan pemeriksaan kain (fabric inspection) baik secara visual menggunakan mesin inspect, dengan demikian akan diketahui defect-defect kain yang mungkin terjadi, sehingga akan dapat membantu untuk menentukan keputusan apakah kain dapat digunakan atau tidak. 

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait