Pengertian Dan Sejarah Spanduk

Spanduk merupakan salah satu media informasi berbentuk kain rentang yang berisi propaganda, slogan atau berita. Banyak perusahaan yang menjadikannya sebagai media iklan dan promosi produk luar ruangan. Biasanya spanduk dipasang di pinggir jalan, depan toko atau ditempel di tembok-tembok besar perusahaan.
Saat ini, spanduk merupakan media promosi yang cukup popular karena harganya cukup murah dengan proses pengerjaan yang terbilang cepat. Ada pula billboard, banner, sign board dan neon box. Banyak pula yang membuat spanduk menggunakan cat, sablon atau mesin khusus cat. Sebelum membahasnya terlalu jauh, sebenarnya spanduk itu apa sih? Temukan jawabannya berikut ini!
Pengertian Spanduk
Spanduk atau yang kerap disebut dengan istilah ‘banner’ berasal dari bahasa Perancis yaitu “bannière”. Dalam bahasa Latin terakhir bandum yang berarti kain yang biasa digunakan untuk membuat bendera. Spanduk diperkirakan telah ada dan digunakan sejak zaman sejak awal tahun 1800-an. Dimana saat itu serikat pekerja pertama kali dimulai.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), spanduk adalah bentangan kain yang ada di tepian jalan berisikan teks dengan warna mencolok serta gambar yang menarik.
Sejarah Spanduk
Dahulu masyarakat Romawi menempatkan lambang mereka di spanduk luar rumah supaya orang-orang bisa mengidentifikasi tempat mereka. Seiring dengan berjalannya waktu, spanduk mulai digunakan untuk berbagai tujuan mulai dari kegiatan agama hingga olahraga.
Saat itu spanduk dipasang sebagai sarana pemasaran atau iklan dan menyampaian kepada konsumen yang akan dituju. Spanduk termasuk media pemasaran yang murah, mereka bisa memakainya secara berulang dengan berbagai desain dan target pasar lain.
Menurut sejarahnya, spanduk dapat dibuat dengan beberapa metode. Teknik pembuatan spanduk yang paling tua adalag Applique, yang berarti menerapkan atau menempelkan sesuatu yang menghasilkan warna. Cara pertama yaitu spanduk dijahit menggunakan benang berwarna untuk merekatkan gambar di atas permukaan kain. Disamping itu, pembuatan spanduk bisa dilakukan melalui proses pengecatan, penambalan serta penyulaman.
Dahulu spanduk juga dibuat dari bahan kain yang disablon. Tetapi sekarang, spanduk mulai banyak dimodifikasi menggunakan teknik digital printing. Digital printing mendukung pembuatan desain yang menarik dan lebih informatif dengan bantuan aplikasi CorelDraw dan Adobe Photoshop.
Saat ini spanduk dapat dibuat dengan berbagai jenis iklan dan menyampaikan sebuah informasi tertentu. Selain itu, spanduk dijadikan sebagai investasi besar untuk bisnis karena akan dibutuhkan bagi mereka yang ingin mengiklankan informasi.
Selain dari beberapa fungsi spanduk yang telah dijelaskan di atas, spanduk juga memiliki beberapa fungsi lainnya seperti:
1. Spanduk dapat membangun sebuah citra produk
2. Mendapatkan kepercayaan dari orang banyak, khususnya pada konsumen sebuah produk
3. Mengingatkan masyarakat umum akan sebuah peraturan, acara atau event maupun produk
4. Sarana meningkatkan loyalitas masyarakat
Itulah penjelasan singkat mengenai pengertian serta sejarah spanduk. Nambah pengetahuan lagi kan, Sobat.
Nah, jika Sahabat Bahankain membutuhkan kain untuk membuat spanduk, Bahankain.id punya beberapa koleksi kain yang sangat cocok sebagai bahan spanduk sablon maupun digital printing. Khusus digital printing sublime, kain-kain berbahan dasar polyester adalah pilihan tepat agar hasilnya lebih maksimal.
Seperti apa kebutuhan kain Anda? Langsung saja konsultasikan dengan CS kami ya. Atau cek koleksi produk kain kami.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



