BahanKain.id
BahanKain.id

6 Langkah Proses Pembuatan Kain Dari Bahan Baku Sampai Menjadi Pakaian Siap Pakai

BahanKain
6 Langkah Proses Pembuatan Kain Dari Bahan Baku Sampai Menjadi Pakaian Siap Pakai

Selama ini, pakaian yang kita kenakan adalah pakaian yang siap kita gunakan dan dapat dibeli ditoko-toko seperti halnya kaos, kemeja, celana dan berbagai jenis pakaian lainnya. Namun dibalik itu semua, untuk membuat selembar kain sampai menjadi pakaian siap pakai membutuhkan proses yang sangat panjang.


Sumber: cdn-2.tstatic.net

Berikut 6 langkah proses pembuatan kain dari mulai bahan baku sampai dengan menjadi pakaian yang siap pakai:

  1. Proses Spinning

Proses spinning adalah suatu proses pemintalan dari serat kapas menjadi sehelai benang yang dapat digunakan untuk proses penenunan. Pada proses pemintalan ini terjadi proses penarikan, pemberi antihan dan penggulungan benang dalam bentuk cop. Proses ini merupakan proses awal yang nantinya akan menjadi sebuah pakaian.

  1. Proses Soft Winder

Proses soft winder merupakan proses menggulung helaian benang dari proses pemintalan yang selanjutnya akan melalui proses pertenunan.

  1. Proses Weaving atau Pertenunan

Setalah dihasilkan benang dari awal mulai proses spining kemudian melalui proses soft winder maka selanjutnya akan masuk ke proses weaving atau juga disebut proses pertenunan, dimana dalam proses ini benang-benang tadi akan ditenun dan dibuat anyaman-anyaman sesuai yang diingikan dengan mesin-mesin tenun yang sudah modern ataupun yang masih tradisional, diproses ini akan dihasilkan kain mentah atau biasa disebut kain grey.

  1. Proses treatmen atau perawatan

Kain-kain dari hasil proses weaving akan dilakukan pengecekan dan akan ditentukan gread-gread pada kain tersebut, kemudian apabila terdapat kotoran  atau noda maka akan dilakukan penggosokan untuk menghilangkan noda pada area yang spesifik tersebut.

  1. Proses Dyeing/Printing

Dalam proses dyeing akan dilakukan proses pewarnaan atau pencelupan kain sesuai dengan rencana proses. Proses ini akan menghasilkan kain yang sudah diwarna ataupun kain dengan desain berwarna pada permukaan kain saja, dimana proses ini adalah proses akhir dalam pembuatan kain.

  1. Proses Cutting, Sewing, Trimming, Packing

Setelah proses dyeing/printing kain siap untuk diolah dalam perusahaan garment, maka kain tersebut akan melalui proses pemotongan kain sesuai pola yang dibuat (cutting) kemudian masuk pada proses penjahitan atau penggabungan pola-pola yang sudah dibuat (sewing), lalu masuk ke proses pemangkasan yang dimaksud disini merapikan dengan cara memotong sisa-sisa benang atau kain setelah proses penjahitan (trimming), kemudian yang terakhir pengemasan barang yang sudah jadi (packing).

Demikian proses perjalanan mulai dari bahan baku sampai menjadi pakaian yang biasa kita gunakan, semoga dapat menambah wawasan anda. Bagi sahabat bahankain yang membutuhkan kain untuk keperluan Anda, bisa cek koleksi kain di website kami ya!

Kain Sutra Katun

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait