BahanKain.id
BahanKain.id

3 Brand Lokal Yang Menerapkan Sustainable Fashion

BahanKain
3 Brand Lokal Yang Menerapkan Sustainable Fashion

Konsep sustainable fashion atau fashion berkelanjutan memang semakin marak digalakkan termasuk di industri fashion lokal. Gerakan ini merupakan bagian untuk menciptakan pola hidup yang ramah lingkungan. Pasalnya, industri fashion terbukti menjadi salah satu sumber penghasil emisi karbon didunia yang cukup besar.

Sebenarnya, gerakan sustainable fashion ini sudah banyak diterapkan di negara barat sebelum akhirnya merambah ke industri lokal. Dimana tujuan dari konsep ini adalah menghasilkan produk fashion yang dalam proses pembuatannya harus lebih memperhatikan lingkungan. Mulai dari bahan baku yang tidak merusak lingkungan, menekan jumlah sampah yang dihasilkan serta produksi yang lebih minimum.

Selain itu, implementasi lainnya juga banyak dilakukan adalah dengan mendaur ulang pakaian lama, seperti membeli pakaian second hand produk sampai dengan clothing swap atau tukar pakai. Tujuan dari sustainable fashion adalah keberadaan industri yang tidak hanya sekedar memperhatika uang saja, namun lebih memperhatikan lingkungan sekitar.

Beberapa tahun belakangan ini, sejumlah brand lokal sudah menunjukkan langkah yang nyata. Meski ada sejumlah tantangan seperti penurunan jumlah produksi yang tentu berakibat meningkatkan biaya.

Selama ini yang terjadi adalah meningkatkan jumlah produksi untuk menekan biaya dan tentu saja mencapai keuntungan yang lebih besar. Oleh karena itu, salah satu upaya yang harus dipelajari adalah bagaimana fair trade bisa diterapkan. Bukan hanya memperhatikan pemodal saja namun juga pengrajin dan berbagai pihak yang terlibat.

Produk dari sustainable fashion dianggap cenderung lebih mahal. Namun jika diperhatikan, selisih harganya tidak begitu signifikan. Apalagi lebih memperhatikan keunikan dan konsep yang diusung dalam berbagai produk fashion yang dihasilkan.

Ada pula beberapa brand lokal yang mengusung konsep sustainable fashion, diantaranya adalah:

heySTARTIC


Sumber: asset.kompas.com

Brand ini memberdayakan masyarakat dan produk daur ulang dari kertas. Dimana akan menghasilkan dompet, tas dan sandal yang bermaterialkan kertas bekas. Mulai dari kardus susu sampai kertas semen bisa dijadikan sebuah produk fashion dengan desain yang unik dan cantik. Selain itu, brand ini juga menerapkan prinsip ethical dengan menggelar beberapa pelatihan dan edukasi.

Osem


Sumber: asset.kompas.com

Brand Osem juga menerapkan sustainable fashion, dimana produk yang dihasilkan berupa pakaian dari kain yang diolah menggunakan metode jumputan dengan melalui teknik melipat, mengikat dan mewarnai. Produk fashion yang dihasilkan identic dengan warna biru sebagai hasil pewarnaan alami dari berbagai tumbuhan khas Indonesia. Osem lebih mengembangkan diri dan konsisten dengan menggunakan kain dari serat alam seperti linen dan rami. Brand ini juga mengusung zero-waste, dimana memaksimalkan sisa bahan yang ada dan penggunaan resleting serta kancing berbahan dasar plastik.

Sejauh Mata Memandang


Sumber: asset.kompas.com

Brand ini menerapkan konsep sustainable dengan pemilihan material yang digunakan. Tekstil berbahan katun, linen dan tancel dijadikan pilihan, selain itu juga menggunakan bahan lainnya yang berasal dari proses daur ulang. Tujuannya untuk menjaga lingkungan dan mengurangi kerusakan di bumi.

Berikut tadi beberapa brand lokal yang menerapkan konsep sustainable fashion untuk menjaga lingkungan disekitar.

Nah, sahabat bahankain yang membutuhkan kain untuk membuat berbagai produk fashion tersebut, bisa cek koleksi kain di web www.bahankain.id dan hubungi customer service kami untuk menanyakan detail dari produknya.

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait