Scarf Sebagai Aksesoris Pelengkap Fashion

Scarf atau sering dikenal dengan syal adalah aksesoris yang simple dan modis. Scarf sering digunakan para wanita dan dipadukan dengan berbagai busana. Selain dililitkan di leher, scarf bisa dikenakan sebagai ikat rambut, hijab, cardigan, hiasan tas dan bahkan bisa menjadi ikat pinggang yang trendi.

Sumber: cf.shopee.co.id
Scarf merupakan aksesoris wrap yang tidak memiliki aturan khusus dalam pemakaiannya artinya dapat dikreasikan sesuai dengan keinginan. Penggunaan scarf bisa dikenakan saat cuaca panas maupun dingin, tergantung suasana hati dan gaya berpakaian. Muffler dan stole juga merupakan aksesoris wrap, namun kedua jenis aksesoris tersebut berbeda dengan scarf.
Muffler adalah selendang tebal yang biasanya dibuat dari bahan rajut wol. Pemakaian muffler pada umumnya digunakan pada saat musim dingin dan dililitkan di leher. Sedangkan stole adalah selendang untuk pesta yang memiliki ukuran panjang dan berbahan mewah. Aksesoris stole ini sering digunakan untuk melapisi gaun.
Berbeda dengan muffler dan stole, scarf dianggap lebih fleksibel dan ideal untuk melengkapi berbagai gaya fashion. Scarf dapat dikenakan sebagai ikat pinggang dan bandana, bahkan bisa dililit pada kerah leher sebagai hiasan. Scarf dengan ukuran yang besar dapat dibentuk menjadi tas instan atau dipadukan bersama gaun pesta.
Saat memilih scarf juga harus memperhatikan beberapa hal seperti bahan yang digunakan, ukuran dan tujuan pemakaiannya. Agar tidak salah pilih, berikut beberapa point memilih scarf agar sesuai dengan penampilan Anda.
Ukuran Scarf
Jika dilihat dari ukurannya, scarf dibagi menjadi 3 macam yaitu:
1. Mini scarf
Scarf mini merupakan scarf terkecil yang memiliki ukuran panjang dan lebar sekitar 50x50 cm. Scarf dengan ukuran yang mini ini pas untuk dijadikan hiasan pada leher karena tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek. Selain itu, bisa dililitkan ke bagian handle tas jinjing sebagai hiasan, sebagai ikat rambut dan juga sebagai gelang tangan.

Sumber: static.zara.net
2. Large scarf
Large scarf ini memiliki ukuran rata-rata 100x100 cm atau bisa lebih. Scraf ini sangat menarik karena dapat dibentuk menjadi berbagai aksesoris fashion. Sebagai contohnya bisa memakaikan scarf ini pada leher layaknya muffler. Kemudian bisa membentuknya menjadi tas instan dengan mengikat keempat sisinya. Scarf dengan ukuran besar dapat digunakan dengan berbagai cara dan dibentuk menjadi beragam aksesoris pelengkap busana.

Sumber: www.haloindonesia.co.id
3. Long scarf
Long scarf adalah syal berbentuk persegi panjang yang biasanya berukuran 30x100cm atau lebih. Scarf panjang ini dapat digunakan sebagai tudung untuk menutupi kepala, bisa juga diaplikasikan sebagai ikat pinggang sehingga akan terlihat lebih modis saat berpakaian.

Sumber: img.my-best.id
Bahan scarf
Selain memperhatikan ukuran, ketika memilih scarf juga harus memeriksa bahan yang digunakan. Scarf banyak dibuat dari bahan katun, polyester, wol sutra, dan sutra. Scarf berbahan sutra memiliki kelembutan dan kemewahan yang membuat penampilan Anda terlihat elegan. Bahan sutra terasa hangat jika digunakan saat cuaca dingin dan terasa sejuk ketika cuaca panas. Selain itu, scarf dari bahan sutra akan lebih awet dan tahan lama. Meskipun harganya terbilang sedikit mahal, namun scarf dari bahan sutra memiliki tekstur halus dan lembut.
Sahabat BahanKain yang membutuhkan kain sutra untuk membuat scarf atau berbagai apparel lainnya, bisa cek koleksi kain sutra di web kami dan segera hubungi customer service untuk memesannya.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



