BahanKain.id
BahanKain.id

Pewarnaan Kain Shantung Dengan Ekstrak Daun Sirsak Dan Rimpang Kunyit

BahanKain
Pewarnaan Kain Shantung Dengan Ekstrak Daun Sirsak Dan Rimpang Kunyit

Kain shantung merupakan jenis kain tekstil yang banyak disukai oleh konsumen karena memiliki penampilan yang menarik. Selain itu, harganya murah dan mudah didapat dan juga memiliki kenyamanan sendiri ketika dikenakan.

Di Indonesia, kain shantung banyak digunakan sebagai bahan dasar batik. Sehingga proses pewarnaan pada kain shantung merupakan tahap yang sangat penting karena dapat meningkatkan nilai jual, memperindah penampilan dan memperbanyak variasi corak serta warna kain itu sendiri.

Pewarnaan dari kain shantung sendiri dapat menggunakan pewarna sintetis dan pewarna alami seperti ekstrak daun sirsak dan rimpang kunyit. Daun sirsak dapat menghasilkan warna hijau dan rimpang kunyit menghasilkan warna kuning.

Daun sirsak yang digunakan adalah daun sirsak yang berwarna hijau tua, kemudian dicuci dan dipotong-potong untuk mempermudah dalam proses penghalusan. Daun sirsak dihaluskan dengan cara di blender dengan diberi tambahan air dan diperas menggunakan saringan kain yang memiliki tetal pakan dan lusi yang rapat. Penyaringan hasil ekstraksi dilakukan sebanyak dua kali supaya air yang dihasilkan bersih dari ampas daun sirsak.


Sumber: www.diedit.com

Sedangkan untuk rimpang kunyit dipilih yang berwarna kuning muda karena menghasilkan warna yang menarik. Rimpang kunyit dikupas dan dicuci sampai bersih untuk menghilangkan kotoran yang menempel. Kemudian rimpang kunyit dipotong tipis-tipis untuk mempermudah dalam proses penghalusan. Rimpang kunyit dihaluskan dengan cara diblender sama halnya dengan daun sirsak. Kemudian disaring melalui dua kali proses penyaringan menggunakan saringan dari kain.


Sumber: cdn-brilio-net.akamaized.net

Pewarnaan kain shantung ini dapat menggunakan metode ekstraksi dingin, yaitu ekstraksi yang dilakukan tanpa perebusan zat warna yang akan dilakukan pada proses pencelupan. Kain shantung yang diwarnai dari hasil ekstrak daun sirsak dan rimpang kunyit akan menghasilkan kain berwarna kuning kecoklatan.

Pewarna alami yang digunakan untuk pewarnaan kain akan mengurangi kekhawatiran dampak lingkungan dari zat warna sintetis non-degradable di mana tidak dapat terurai secara perlahan oleh mikroba atau bakteri pengurai serta jamur sebagai decomposer.

Berikut tadi penjelasan mengenai dua macam pewarna alami yang dapat digunakan untuk pewarnaan kain shantung. Nah, sahabat BahanKain yang membutuhkan kain shantung dan beberapa kain kebutuhan Anda, bisa cek koleksi kain di web kami dan hubungi customer service kami untuk detail dari produknya.



Kain Shantung 1 C

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait