Cara Sablon Kaos Sendiri

BahanKain.id - Apakah Anda salah satu penggemar baju sablon? Jika iya, pernahkah Anda mencari tahu cara menyablon baju sendiri? Banyak orang mencari tahu cara untuk menyablon baju sendiri dengan kapasitas yang tidak terlalu banyak. Hal ini bukan tanpa alasan, tapi saat kita hanya ingin menyablon beberapa kaos lalu kita datang ke tempat jasa sablon kaos dan mereka menetapkan minimal order yang terlalu banyak tentu kita akan mencari alternatif lain.
Nah, jika kamu tetap ingin mencetak kaos sablonmu tanpa memikirkan minimal order, coba sablon kaos mu sendiri di rumah. Penasaran sama caranya? Baca sampe akhir ya!
Cara Sablon Kaos Sendiri1. Menggunakan Teknik Sablon DTG (Direct to Garment)
Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menyablon baju sendiri dengan teknik sablon DTG. Sablon jenis ini sangat mudah dilakukan dan dapat Anda coba dirumah dengan mesin sablon DTG. Istilah DTG adalah kepanjangan dari Direct to Garment yang merupakan jenis sablon baju atau kaos dengan kualitas yang cukup bagus dan menggunakan mesin canggih dalam pembuatannya.

Salah satu kelebihan dari teknik ini adalah tingginya kualitas gambar yang dihasilkan dengan warna yang sangat bagus serta hasil sablonnya pun lebih awet dan tahan lama. Proses sablon DTG ini juga sangat cepat karena dalam satu kali pembuatannya hanya membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit saja. Mesin printer yang dikemas dalam teknik ini juga memungkinkan Anda untuk membuat kaos dalam jumlah satuan ataupun massal dengan waktu yang lebih singkat.
Cara kerja mesin ini mirip dengan mesin printer cetak biasa, perbedaannya terletak pada jenis tinta dan bahan yang akan dicetak.
- Untuk menyablon dengan mesin DTG, kaos yang sudah melewati proses pre-treatment akan dipasang pada tatak mesin printer.
- Setelah itu, pastikan permukaan kaos yang akan diprint ini rata dan tidak berkerut. Terakhir langsung saja tekan tombol “start print” yang ada pada mesin.
- Selesai, kaos sablon pun sudah siap dikenakan. Simple dan mudah bukan?
2. Sablon Manual dengan Cat Khusus
Selanjutnya, kamu bisa menggunakan cara manual atau sablon konvensional dengan alat-alat yang lebih sederhana. Teknik menyablon satu ini memang sedikit lebih rumit jika dibandingkan dengan teknik sablon digital. Ya, memang pada dasarnya segala hal yang berbau manual pasti akan lebih sulit dilakukan dan banyak menyita waktu. Sablon manual juga membutuhkan lebih banyak peralatan agar benar-benar bisa dijalankan di rumah.

Bahan yang diperlukan untuk menyablon dengan teknik manual diantaranya yaitu tinta rubber, binder, lem papan, obat pengemulsi, cairan pembersih afdruk dan berbagai peralatan lainnya. Tapi jangan khawatir, di era yang serba praktis dan modern ini semua bahan dan peralatan sablon akan mudah kamu dapatkan di toko perlengkapan sablon ataupun toko bahan kimia lainnya. Bahan dan peralatan sablon ini juga sudah banyak dijual melalui media online.
Teknik sablon manual dengan cat khusus dilakukan dengan cara mengecat papan berisi motif yang langsung ditempelkan pada permukaan kaos sablon. Berikut ini beberapa cara sablon manual yang bisa kamu coba di rumah:
- Pertama-tama, pastikan kamu sudah menyiapkan alat dan menentukan motif yang akan kamu cetak.
- Setelah itu, pindahkan motif tersebut dalam cetakan dari rangkai besi atau kertas biasa.
- Selanjutnya atur permukaan kaos agar tidak lecek atau terlipat, tempelkan cetakan pada kaos.
- Tuangkan cat khusus sablon pada cetakan secara perlahan ke arah horizontal lalu ratakan secara searah menggunakan rakel. Ratakan lagi tinta ke bagian atas, kanan, kiri dan bawah dengan sedikit ditekan agar tinta menempel secara rata dan sempurna.
- Angkat kaos dan desain sudah menempel diatas kaosmu secara perlahan dan tunggulah hingga kering.
- Panaskan kaos dalam microwave dengan suhu 400 derajat selama 30 detik untuk mempercepat proses pengeringan dan memastikan tinta menempel dengan baik.
3. Sablon Press
Berikutnya ada teknik sablon press yang juga bisa kamu coba sendiri dirumah. Sablon press adalah tenik menyablon dengan memberikan tekanan pada tinta di bagian atas screen. Fungsi dari tekanan ini yaitu untuk mendorong tinta agar bisa menembus screen, menempel lalu terserap ke dalam serat kain.

Diantara jenis-jenis sablon lainnya, sablon press ini termasuk teknik yang cukup menguras waktu dan tenaga jika dilakukan secara manual. Namun seiring perjalanan teknologi terus berkembang, saat ini kita bisa menemukan beberapa pilihan untuk sablon kaos otomatis. Teknik otomatis ini menggunakan mesin yang dapat melakukan setiap rangkaian prosesnya sendiri sehingga bisa menghemat waktu dan tenaga.
4. Sablon Polyflex
Sablon polyflex adalah salah satu teknik sablon stiker tempel pada kain. Biasanya sablon ini dilakukan dengan bantuan stiker yang terbuat dari bahan vinyl. Bahan vinyl akan dipotong menggunakan mesin cutter dan prosesnya pun tak jauh berbeda dengan proses cutting stiker pada umumnya. Teknik sablon polyflek ini sering diaplikasikan pada jersey bola ataupun bahan kaos cotton combed.

Berikut ini tahapan proses sablon yang dilakukan dengan teknik sablon polyflex:
- Mulanya, potongan vinyl yang sudah membentuk sebuah motif ditempelkan pada transfer paper.
- Lalu transfer kertas tersebut akan ditempel pada kaos dan dipanasi menggunakan heat press.
- Setelah proses memanasi selesai, transfer paper ini harus dicabut secara perlahan agar bahan vinyl ini mampu melekat dengan erat pada kain.
Kelebihan dari sablon polyflex adalah memiliki hasil timbul seperti sablon manual plastisol dan sangat cocok untuk design typhografi.
Nah, itu dia beberapa teknik sablon yang bisa Anda coba di rumah. Beberapa teknik memang mudah dilakukan dirumah namun terkendala dengan peralatan yang akan digunakan. Peralatan yang tidak memadai ini mungkin akan menimbulkan perasaan sedikit kecewa karena kita akan mendapatkan hasil yang tidak memuaskan.
Tips diatas bisa Anda gunakan jika memang Anda penasaran ingin menyablon kaos sendiri. Namun untuk mendapatkan hasil yang memuaskan Anda bisa datang ketempat atau jasa pembuatan kaos yang terpercaya.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



