BahanKain.id
BahanKain.id

Sarung Goyor, Sarung Tenun Ekstra Nyaman

BahanKain
Sarung Goyor, Sarung Tenun Ekstra Nyaman

Bahankain.id – Sarung tenun goyor merupakan sarung tenun yang berasal dari jawa tengah dan merupakan salah satu jenis sarung yang tersohor karena kenyamanan dan juga nilai seni yang terkandung pada motif sarung goyor. Nama goyor sendiri dalam Bahasa Jawa memiliki arti lembek, hal ini karena karakter sarung goyor yang tidak kaku dan jatuh ketika digunakan .

Dalam pengerjaan sarung goyor ini masih menggunakan menggunakan Teknik tradisional atau hand-made yaitu menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM). Kenyamanan dan nuansa tradisional ini lah yang memuat sarung goyor ini harganya cukup tinggi dibanding jenis sarung lainnya. Tetapi meski mahal, sarung goyor ini menjadi primadona terutama kalangan menengah ke atas bahkan produk ini sudah menembuh ekspor ke Timur tengah seperti Yaman dan Jeddah

Jika dibandingkan dengan jenis-jenis sarung lainnya, goyor memiliki karakter yang berbeda dengan jenis sarung pada umumnya. Sarung goyor ditenun menggunakan benang rayon sehingga sarung yang dihasilkan lebih adem, dan halus. Dengan kenyamanan tersebut sarung goyor memiliki julukan Toldem yang berarti nyantol langsung adem.

Daya Tarik yang menjadikan sarung goyor ini menjadi sarung primadona adalah keelokan motifnya, salah satu motif yang sangat digemari adalah motif bunga. Salah satu contoh di Sragen Jawa Tengah memiliki motif paling popular adalah motif garis zigzag yang dikombinasi penambahan ornamen titik dan bunga. Berikut ini proses pembuatan sarung goyor

Proses Pembuatan Sarung Goyor

Proses Pembuatan sarung goyor

  1. Pencelupan Benang rayon. Untuk menghasilkan motif dan warna pada sarung goyor ini dengan metode pewarnaan benang terlebih dahulu. Pada Umumnya benang yang akan digunakan adalah berwana putih benang-benang tersebut lantas di celup warna setelah itu dijemur.
  2. Membedakan antara benang dasar dan benang untuk motif atau benang lusi. Disini benang lusi lebih Panjang dibanding benang dasar.
  3. Langkah ketiga dalah proses baki, proses ini merupakan proses benang diikat pada ujung kayu dan dipola sesuai dengan motif yang diinginkan.
  4. Selanjutnya masuk ke proses dibres, disini merupakan proses pencelupan tahap pertama. Pada proses ini benang dilepas dulu dari proses baki untuk dicelup pada warna motif berulang kali sesuai dengan kebutuhan, setelah itu benang kembali masuk ke proses pengeringan.
  5. Benang dasar dan benang motif yang sudah siap tenun masuk ke proses tenun dengan Alat ATBM.
  6. Langkah terakhir setelah proses penenunan adalah dijahit lalu dicuci dan terakhir adalah pengepakan sarung goyor.

Proses hand-made dengan Teknik tradisional ini lah yang membuat harga sarung goyor dihargai lebih mahal dibanding jenis sarung lainnya. Untuk jenis benang yang biasa digunakan dan menjadi best seller di Bahankain.id adalah benang rayon yaitu jenis R40/2 dan R60/2.

Jika dulu tenun goyor ini hanya untuk produk sarung saja, kini sudah banyak pengrajin yang melakukan inovasi produk dengan membuat produk pakaian dari material kain goyor seperti untuk kemeja ataupun seragam. 

Benang Rayon 60/2


Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait