BahanKain.id
BahanKain.id

Mengenal Jenis-jenis Finising Kain Mori Batik

BahanKain
Mengenal Jenis-jenis Finising Kain Mori Batik

Jenis Finising Kain Mori Batik – Coba perhatikan label kain mori yang anda beli? Sering sekali kita jumpai istilah bleaching, calendaring, mercerizing dan Sanforizing pada label kain mori khususnya jenis kain mori katun seperti jenis prima dan primis yang kerap dipilih sebagai media batik tulis.

Sebenarnya, istilah-istilah tersebut menunjukkan jenis proses finising yang diaplikasikan pada kain. Masing-masing jenis finishing ini sangat berpengaruh terhadap karakter dan sifat kain mori.

Jenis Finishing Kain Mori

Proses finishing dalam dunia teksil ini dibutuhkan untuk membuat sifat-sifat tertentu pada sebuah kain/fabric yang tidak bisa diperoleh dari proses dyeing maupun printing. Seperti sifat kain yang tidak mudah berkerut, tahan air, anti serangga, tahan api, anti noda serta kemampuan dalam menyerap keringat.

Secara garis besar proses finising kain dapat dilakukan dengan 3 cara yaitu finishing mekanik, kimia dan kobinasi keduanya. Nah, kali ini BahanKain akan mengulas secara mendetail tentang jenis-jenis finising kain mori batik dan apa saja kelebihan dari setiap jenis finising tersebut. Simak pembahasannya ya!

1.       Scouring Bleaching

Finishing scouring bleaching mampu mengubah kain greige atau blacu menjadi kain yang siap celup (print/dye). Tujuan dari proses ini yaitu untuk membersihkan kotoran dan mengubah warna kain katun dari warna broken white ke warna yang lebih putih. Teknik finishing satu ini juga mampu meniingkatkan daya serap kain katun.

Proses scouring bleaching sendiri terbagi menjadi 2 tahapan yakni scouring atau membuang biji kapas dan Bleaching yang berarti pemutihan.

2.       Calendarizing

Calendarizing merupakan proses penanganan akhir atau finishing kain mentah agar tekstur menjadi lebih rata, halus dan sedikit berkilau. Pada proses ini, kain dilewatkan diantara dua buah blanket seolah permukaan kainnya dipadatkan. Sistem finishing calendar sendiri terbagi menjadi 2 jenis yaitu calendaring panas dan calendaring dingin.

Hot calendarized system (sisitem calendarizing panas) akan menghasilkan permukaan kain yang sedikit mengkilap, sedangkan calendering dingin tidak. Prose calendring bisa menghasilkan tiga jenis efek yaitu:

a.       Efek Swizzing, yaitu permukaan kain yang rata, berkilau serta bentuk benang yang lebih pipih (jika dilewatkan keempat roll calender).

b.       Efek Glazing, menghasilkan kain yang berkarakter halus, licin, dan berkilau (apabila kain diolah dengan resin terlebih dahulu).

c.       Efek Cireing atau licin yakni efek seperti kain basah hasil penggosokan tinggi. Efek ini diperoleh dari proses pencelupan dalam lilin atau bahan termoplastik.

3.       Mercerizing

Mercerizing adalah proses finishing kain blacu katun yang bertujuan meningkatkan mutu kain katun. Teknik finishing ini akan membuat bentuk serat kapas menjadi bulat sempurna sehingga dapat menambah daya serap kain terhadap zat warna terutama untuk jenis pewarna reaktif. Selain itu, proses mercerized juga mampu meningkatkan:

a.       Kekuatan tarik

b.       Daya kilap kain

c.       Kenampakan

d.       Stabilitas dimensi kain

e.       Pegangan kain yang lebih kaku

f.        Mengkeret antara 15-20 persen

Sayangnya, kain mercerized akan sedikit kaku dan kurang lembut. Untuk mendapatkan kualitas kain yang lebih baik maka kain katun harus diberi perlakuan tambahan yaitu proses Sanforized.

4.       Sanforizing

Sanforizing termasuk metode finishing kimiawi yang bertujuan mematangkan kain agar tidak menyusut saat direndam atau dicuci. Kain Sanforized akan memiliki serat yang lebih halus dan lembut daripada proses mercerizing. Pada proses ini, kemuluranya (susut) serat kapas dimatikan sehingga tingkat susut/mengkeret akan lebih kecil.

Macam Finising Pada Kain Mori Batik

Semua produk mori yang kerap diaplikasikan untuk kain batik dapat dipastikan menggunakan finishing bleaching dan dikombinasikan dengan salah satu proses untuk mendapatkan karakteristik kain mori yang dibutuhkan. Nah, berikut ini beberapa koleksi contoh kain mori yang sudah melalui proses finishing:

1.       Kain Mori Bleaching Calenderizing

Salah satu brand kain mori paling terkenal yang menggunakan jenis finising ini adalah kereta kencana dari Primisssima. Kedua proses tersebut menghasilkan kain mori yang berwarna putih bersih, mengkilap dan tekstur yang lebih halus.

2.       Kain Mori Mercerized Sanforized

Sahabat Bahankain sering menggunakan kain mori Berkolisima? Nah, jenis mori satu ini memakai  teknik finising Mercerizing Sanforizing sehingga menghasilkan karakter kain yang lebih mengkilap, empuk dan persentase susut yang rendah. Selain itu, ada juga kain mori prima BMS.

3.       Kain Mori bleaching mercerize calendar

Jenis kain mori yang menggunakan finishing bleaching mercerize calendar ini berwarna putih, mengkilap dan memiliki prosentasi susut yang rendah.

Bagaimana sudah paham kan sekarang tentang istilah finising kain mori? Jika sahabat BahanKain membutuhkan bahan kain untuk membatik seperti kain mori batu, biru, prima, primis, primissima, anekaragam sutera dan shantung, Sahabat bisa cek DISINI.

Bahankain.id menjual kain mori dalam meteran maupun grosir. Dapatkan kain putihan berkualitas dengan harga termurah di pusatnya bahan kain Indonesia, Bahankain.id. Kami juga menyediakan katalog mori yang berisi 60 sample kain mori koleksi BahanKain.id dan dilengkapi spesifikasi produk.

Untuk detail produk, pemesanan dan info seputar kebutuhan bahan kain, Sahabat bisa menghubungi Customer Service kami dengan klik icon whatsapp ya.

Sahabat juga bisa belanja kain di Shopee dan Tokopedia lho. Buruan cek online store Mekar Jaya Tekstil atau klik berikut ini:

SHOPEE

TOKOPEDIA

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait