Tips Mudah Menyimpan Batik Agar Tetap Awet

Bahankain.id - Semua pemilik batik pasti ingin koleksinya tetap awet. Untuk itu perlu perwatan khusus untuk pakaian berbahan batik agar tetap awet dan warna tidak cepat pudar, mulai dari pencucian, penjemuran dan penyimpanan.
Dalam menyimpan batik sebenarnya tidak berbeda jauh dengan pakaian pada umumnya, tetapi ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan agar koleksi batik tetap dalam kondisi prima tidak cepat rusak dan warna atau coraknya tidak pudar atau kusam.
Selain dalam perawatan atau pencucian batik, penyimpanan juga harus diperhatikan, hal ini karena pakaian batik biasanya hanya digunakan di event-event tertentu sehingga pakaian berbahan batik akan menghuni lemari pakaian dalam waktu yang cukup lama. Berikut ini tips sederhana yang sangat mudah dalam penyimpanan batik agar tetap awet yang bahankain.id ambil dari beberapa sumber terpercaya. Tips Menyimpan Batik Agar Awet
- Hindari Melipat pakaian berbahan batik
Melipat batik dalam menyimpan waktu yang cukup lama bisa membuat garis pada serat kain batik sehingga kondisi serat kain akan mudah rusak dan mudah lapuk.
Untuk penyimpanan baik terbaik adalah dengan cara digantung dengan bantalan busa, bantalan busa ini agar serat kain tidak mudah rusak.
Sedangkan untuk kain atau selendang batik bisa menggunkan penjepit untuk menggantung, tetapi sebelum dijepit lapisi terlebih dahulu dengan tissue agar tidak merusak serat kain.
- Gunakan pewangi lemari alami
Menggunakan pewangi lemari memang sudah lazim digunakan agar pakaian tidak bau apek dan menghundari ngengat yang dapat merusak pakaian. Tetapi khusus untuk batik lebih baik mengunakan pewangi lemari yang alami seperti akar wangi atau jika ingin menghindari adanya ngengat bisa menggunakan lada putih yang di bungkus dalam kain.
Penggunaan pewangi lemari dari kapur barus atau kamper sangat tidak disarankan karena dapat membuat membuat batik kusam dan rusak.
- Hindari menyemprot parfum langsung ke batik
Menyemprot parfum ke pakaian berbahan batik ( terutama batik sutra dan pewarna alam) dapat menyebabkan rusaknya warna karena kandungan aktif pada parfum. Kami sarankan jika ingin menggunakan parfum semportkan pada bagian tubuh atau pada kaos dalam bukan langsung ke pakaian batik. Hal ini untuk mencegah kontaminasi langsung antara batik dengan cairan parfum.
- Lakukan perawatan berkala Sebelum menyimpan kedalam lemari partikan batik dan dalam lemari dalam keadaan bersih dan tidak lembab. Untuk mengurangi resiko lembab di dalam lemari bisa dengan cara melapisi sisi dalam atau alas dengan kertas roti, kertas ini bertujuan untuk menyerap kelembapan di dalam lemari. Khusus untuk koleksi yang jarang digunakan, disarankan sesekali batik dikeluarkan untuk diangin-anginkan kurang lebih selama satu jam dan lakukan pembersihan dalam lemari secara berkala.
Agar batik tetap awet cukup lakukan empat tips mudah diatas dalam menyimpan batik. Tentunya untuk menjaga batik tidak hanya dalam penyimpanan saja, perlu juga melakukanperawatan / pencucian batik dengan baik dan benar sehingga hasil lebih maksimal.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



